Kota Jayapura Harus Jadi Baromether di Tanah Papua

Share it:
Wali Kota saat menyampaikan arahannya dalam
Coffee Morning Forkopimda bersama
masyarakat Kota Jayapura
Jayapura, Dharapos.com
Kota Jayapura harus menjadi barometer di seluruh Tanah Papua.

Pernyataan tersebut terlontar saat Pemerintah Kota menggelar Coffee Morning Forkopimda bersama masyarakat Kota Jayapura bertempat di Resto Bone, Jumat (27/5).

Digelarnya acara tersebut dalam rangka menyikapi konflik antar kelompok warga yang terjadi di Timika, beberapa hari lalu.

Hadir pada kegiatan ini, Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, Kapolres Kota Jayapura, AKBP. Jeremias Rontini, SIK, Muspida Kota, Ketua ILEMA, Ketua Klasis, tokoh agama, adat dan para pimpinan paguyuban yang ada di kota Jayapura.

“Sebagai ibukota Provinsi Papua, kita semua ingin agar Kota Jayapura aman dan damai bagi semua orang dan saya ingin kota ini menjadi barometer bagi kabupaten-kabupaten lain di tanah Papua,” harap Wali Kota saat mengawali sambutannya.

Dia mengaku bangga dengan peran para tokoh Agama, adat dan tokoh masyarakat di Kota Jayapura yang selalu memberikan kesejukan kepada masyarakat atau jemaatnya sehingga kota ini aman dan damai.

Para tokoh dan masyarakat seta tamu undangan
“Kita bisa melihat sendiri kejadian yang terjadi di Kabupaten Tolikara dan Keerom, saya bersama unsur Muspida langsung mengambil sikap dan bergerak cepat agar masalah tersebut tidak merambat ke Kota Jayapura,” akui pria yang akrab disapa BTM ini.

Ditegaskannya, seluruh warga harus bersama-sama menjaga wilayah ini dari berbagai pengaruh negatif yang hendak merusak hubungan toleransi yang telah terbangun dengan baik.

“Saya mau kota ini aman, tidak terjadi permusuhan dan perselisihan antara warga yang satu dengan yang lain
dan kita harus terus-menerus melawan paham-paham radikalisme, komunis, dan orang-orang yang ingin mengacaukan kota ini. Mari kita jaga bersama rumah kita ini, tidak  boleh dirusaki oleh orang-orang yang datang untuk merusak kota kita ini,” tegasnya.

BTM mewanti-wanti bahwa tidak boleh ada orang-orang yang mengotori tanah dan negeri yang di berkati
Tuhan.

“Kepada seluruh tokoh paguyuban yang ada di Kota ini, saya selaku anak asli Negeri ini meminta jangan ada lagi darah yang mengalir di kota Jayapura ini. Mari kita jaga kota ini sebagai rumah, istana dan honai kita bersama dengan saling menghormati dan mengasihi antara satu dengan yang lain. Biarlah masalah yang terjadi di kota lain tidak terbawa-bawa ke sini,” tukasnya.

Pada saat yang sama Kapolres Jayapura Kota AKBP. Jeremias Rontini, SIK mengungkapkan sepanjang tahun ini, banyak kegiatan masyarakat yang cukup menyita perhatian aparat kepolisian Jayapura Kota.

“Menurut pandangan kami dari pihak kepolisian, kalau tidak di topang dengan kerja sama dan koordinasi yang baik dari masyarakat, tidak mungkin kami mampu secara maksimal mengamankan kegiatan- kegiatan tersebut,” tandasnya.

(VIAN)


Wali Kota saat menyerahkan sarana penunjang bagi kepentingan pos terpadu TNI-POLRI








Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga