NKRI Menjunjung Tinggi Nilai-nilai Agama dan Adat Masyarakat

Share it:
DR. Benhur Tomi Mano, MM
Jayapura, Dharapos.com 
NKRI adalah negara demokrasi berlandaskan ideologi Pancasila yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan adat istiadat yang hidup di tengah masyarakat.

Demikian penegasan Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI  Rudiantara pada upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-108, di lapangan upacara Kantor Wali Kota, Jumat (20/5).

Nilai NKRI terbentang luas dari Sabang hingga Merauke terdiri dari 17.508 pulau dihuni oleh penduduk sebesar 254.9 juta jiwa dengan 1.331 suku bangsa 746 bahasa daerah dengan garis pantai sepanjang 99.093 KM persegi.

“Hal ini tentu menjadi kewajiban seluruh komponen bangsa Indonesia secara konsisten untuk menjaga melindungi dan memelihara tegaknya NKRI dari gangguan apapun baik dari dalam maupun dari luar dengan cara menerapkan prinsip dan nilai-nilai nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Perjuangan Budi Utomo yang dipimpin oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo dan Dr. Sutomo tersebut dilanjutkan oleh kaum muda pada tahun 1928 yang kemudian melahirkan Sumpah Pemuda dan melalui perjuangan yang tak kenal lelah akhirnya Kemerdekaan NKRI diproklamirkan pada 17 Agustus 1945.

“Komitmen terhadap NKRI ini penting saya tegaskan kembali pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 108 mengingat setelah sekian lama berdiri sebagai bangsa, ancaman dan tantangan akan keutuhan NKRI tetap ada melalui kemajuan teknologi digital, ancaman radikalisme dan terorisme yang mendapatkan medium baru untuk menyebarkan paham dan prakteknya.

Selain itu juga menghadapi permasalahan ketahanan bangsa secara kultural munculnya kekerasan dan pornografi misalnya terutama yang terjadi pada generasi yang masih sangat belia adalah satu dari beberapa permasalahan kultural utama bangsa ini yang akhir-akhir ini mengemuka dan memprihatinkan.

“Lagi-lagi medium baru teknologi digital berperan penting dalam penyebaran informasi baik positif maupun negatif secara cepat dan masif,” lanjut Menteri.

Dalam konteks teknologi digital tersebut, masyarakat juga menghadapi problem kaburnya batas-batas fisik antara domestik dan internasional sehingga potensi pergaulan dan kerja sama saling menguntungkan akibat relasi dengan dunia internasional tumbuh makin Intens tapi juga sekaligus semakin rentan terhadap penyusupan ancaman terhadap keutuhan NKRI dari wilayah negeri ini.

“Saya berpendapat bahwa ada penekanan pada dimensi internasional dalam tema tersebut kerja nyata kita, kemandirian kita dan karakter kita semua berpusat pada pemahaman bahwa saat ini kita dihadapkan dalam kompetisi global. Persaingan bukan lagi muncul dari tetangga-tetangga di sekitar lingkungan kita saja sebaliknya justru inilah saat paling tepat bagi kita untuk bahu membahu bersama-sama anak bangsa untuk memenangkan persaingan-persaingan pada era globalisasi ini,” ajaknya.

Peserta upacara peringatan Harkitnas 2016
Ini bukan saatnya lagi mengedepankan hal-hal sekedar pengembangan wacana yang sifatnya seremonial dan tidak produktif namun kini saatnya bekerja nyata dan mandiri dengan cara-cara baru penuh inisiatif bukan hanya mempertahankan dan membenarkan cara-cara lama sebagaimana yang telah dipraktekkan selama ini.

“Mari pangkas segala proses pelayanan yang berbelit-belit dan berkepanjangan tanpa alasan yang jelas. Mari bangun proses-proses yang lebih transparan, mari berikan pelayanan tepat waktu sesuai jangka waktu yang telah dijanjikan,” imbuhnya.

Ditambahkan pula, Proklamator dan Presiden pertama RI Ir. Soekarno pernah menekankan tentang pentingnya membangun karakter bangsa.

“Menurut beliau membangun suatu negara, membangun ekonomi, membangun teknik dan membangun pertahanan adalah pertama-tama dan pada tahap utamanya membangun jiwa bangsa,” tambah Menteri.

Diharapkan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini juga memperbarui semangat Trisakti berdaulat dalam politik berdikari dalam ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga