Peserta Benchmarking SMA Mandala Trikora Resmi Dilepas

Share it:
Kadisdik Kota Jayapura saat memberikan arah
didampingi Kepala SMA Mandala Trikora
Jayapura, Dharapos.com 
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, I Wayan Mudiyasa, S.Pd, M.M.Pd secara resmi melepas 24 guru Beanchmarking Implementasi Kurikulum 2013 bersama Kepala SMA Mandala Trikora ke Provinsi Bali.

Di Bali, peserta Benchmarking akan mengunjungi SMA Negeri 4 Denpasar, SMA Muhamamadiyah Denpasar dan SMA Kristen Harapan Denpasar.

Pelepasan dilakukan di Cafe Bali Hai Ruko Dok II, Sabtu (28/5) turut dihadiri Kepala SMA Mandala Trikora Jayapura, Ferdinand J.D. Assa, S.Si, M.Si.

Kadis dalam arahannya mengatakan SMAN 4 Jayapura di tahun 2010, 2011 dan 2012 belum kelihatan apa-apa.

“Namun karena sering mengikuti suatu kegiatan atau pelatihan dan melaksanakan Benchmarking maka di tahun 2012, SMA 4 ini namanya mulai naik daun,” ungkapnya.

Kadis sempat mengisahkan saat dirinya masih menjabat sebagai Kepala SMAN 4 Jayapura.

“Tahun 2012, setelah dipercayakan memimpin SMAN 4 Jayapura, saya mulai membuat gebrakan sehingga SMAN 4 mulai namanya naik di kota Jayapura hingga akhirnya bisa meraih sejumlah prestasi dan penghargaan,” kisahnya.

Dan, hingga saat ini SMAN 4 menjadi salah satu sekolah yang diminati oleh masyarakat di kota Jayapura.

Lebih lanjut, awalnya SMAN 4 Jayapura melaksanakan Benchmarking ke SMA Negeri 1 Jakarta di tahun 2012,  dan kemudian ditindaklanjuti dengan MoU antara kedua sekolah yang dinilainya positif bagi kemajuan guru dan siswa.

Penyematan tanda peserta bagi peserta
Bachmarking SMA Mandala
Trikora Kota Jayapura
“Siswa yang dibawa ke SMA Negeri 1 Jakarta adalah mereka yang dibiayai oleh orang tua mereka sendiri bersama OSIS. Apa yang dibuat saat itu agar saat guru memberikan ilmu maka anak tetap berada di kelas,” lanjutnya.

Sehingga anak-anak atau siswa tersebut nantinya akan menyebarkan informasi kepada sekolah mereka lagi.

“Hal ini juga yang saya inginkan bagi para guru SMA Mandala Trikora,” imbuh Kadis.

Selain itu juga, Benchmarking saat itu juga dilaksanakan di Bali tepatnya di SMAN 1 Denpasar, SMAN 1 Kuta Utara dan SMAN 4 Denpasar.

Di Kuta, anak-anak dilepas selama satu minggu untuk belajar bersama dengan para guru yang mendampingi.

“Anak-anak mempunyai informasi kepada orang tua atau kepada teman maupun guru di sekolah begitu pula guru juga mendapatkan sesuatu sehingga apa yang didapatkan betul-betul diterapkan di sekolah,” urainya.

Jelasnya, Benchmarking adalah apa yang terbaik di sekolah tersebut diterapkan dan yang tidak baik tidak perlu dibawa.

“Karena itu, momen Beanchmarking ini sangat baik untuk SMA Mandala Trikora,” cetusnya.

Kadis juga mengapresiasi Kepala SMA Mandala Trikora yang mana pada kegiatan Beanchmarking tersebut dibiayai oleh mereka sendiri.

“Karena itu perlu kekompakan dan kebersamaan dalam satu strategi di SMA Mandala yang akan dikembangkan. Seperti salah satu yang menjadi ikon di Denpasar dalam Paskibraka dan SMA Mandala tunjukkan juga di Paskibraka,” dorongnya.

Para peserta Bencmarking SMA  Mandala
Trikora Kota Jayapura usai pelapasan
Kadis juga meminta kepada Kepala dan seluruh jajaran  SMA Mandala Trikora untuk sama-sama duduk dan membuat suatu program yang nantinya juga akan dikembangkan di beberapa sekolah di Bali.

Diharapkan hasil dari Benchmarking di Bali nanti dapat diterapkan di kota Jayapura.

Di saat yang sama, Kepsek SMA Mandala Trikora juga mengatakan dengan target yang ditetapkan harus terpenuhi karena hal itu merupakan kegiatan yang pernah dibuat oleh Kepala Dinas saat menjabat Kepala SMAN 4 Jayapura sehingga hal ini juga yang diadopsi oleh SMA Mandala Trikora.

Untuk itu, dirinya optimis SMA Mandala Trikora akan belajar untuk bisa menyamai SMAN 4 Jayapura melalui pengembangan wawasan.

“Dana yang digunakan yaitu dana Swadaya dari para guru dimana dana untuk melakukan Benchmarking tersebut dikumpul selama satu tahun,” rincinya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga