Satgas Pamtas 431/SSP Kembali Terima 1 Pucuk Senpi Rakitan

Share it:
Satu pucuk senjata rakitan yang diserahkan warga
kepada Satgas Pamtas Yonif 431/SSP

Keerom, Dharapos.com
Satuan tugas Pengamanan Perbatasan Yonif PR 431/SSP menggelar kegiatan Pengikraran Bendera Merah Putih terhadap warga yang menyerahkan senjata di Pos Kout Satgas Pamtas Yonif PR 431/SSP.

Masyarakat yang identitasnya tidak mau disebutkan menyerahkan 1 pucuk senjata laras panjang rakitan dan 5 butir amunisi Kal 5,56 mm.

Dalam kegiatan tersebut dibuat Surat pernyataan Janji dan Sumpah pelapor yang ditandatangani pelapor, Wadansatgas Mayor Inf Muh. Amin, Kepala Distrik Mannem, Kepala Kampung Wonorejo, Tokoh Agama Islam/Kristen, Bamuskam Wonorejo dan Babinsa kampung Wonorejo.

Bentuk komunikasi sosial yang baik kepada pelapor sudah dilakukan Satgas sejak 6 bulan sehingga akhirnya pelapor mendatangi pos Kout dan ingin bertemu dengan Wadansatgas untuk menyerahkan senpi rakitan serta munisinya.

Setelah menerima senjata dari pelapor kemudian Wadansatgas mengajak pelapor agar mau di ikrarkan Bendera Merah Putih sebagai tanda untuk meyakinkan pelapor betul-betul ingin bergabung dengan NKRI dan pelapor menyetujui.

Penyerahan senjata rakitan oleh warga masyarakat ini menunjukkan pembinaan teritorial yang dilakukan oleh Satgas Pamtas 431/SSP dapat diterima dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat sekitar penugasannya, sehingga mereka terketuk hatinya untuk menyerahkan senjata tersebut kepada Satgas dan selanjutnya akan  diserahkan ke Kolakopsrem 172/PWY.

Dari aspek hukum, Perwira Hukum Satgas Kapten CHK Kiki Lubis, SH mengatakan memiliki senjata api tanpa ijin bertentangan dengan hukum dan dapat dikenai ancaman pidana penjara 20 tahun sesuai UU darurat RI Nomor 12 tahun 1951 tentang senjata api.

Terhadap penyerahan senjata oleh warga, Dansatgas letkol Inf Teguh Wiratama mengucapkan trimaksihnya kepada warga yang sadar hukum, harapannya hal ini menjadi contoh dan diikuti oleh warga yang masih belum sadar hukum.

“Kami satgas Pamtas tidak akan pernah bosan untuk  menghimbau warga yang masih memiliki barang ilegal untuk segera menyerahkannya kepada yang berwenang demi tertib dan amannya Papua khususnya Kabupaten Keerom,” katanya.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga