Setiap Program Harus Menyentuh Langsung Kepada Masyarakat

Share it:
Wali Kota saat menyerahkan kunci rumah
kepada 2 warga Kelurahan Yobe
Jayapura, Dharapos.com 
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM mengingatkan agar setiap program yang dilaksanakan dan  diresmikan  harus menyentuh langsung kepada masyarakat.

“Program yang dilaksanakan harus berpihak kepada masyarakat,” pintanya pada acara peresmian kegiatan Program Penataan Lingkungan Pemukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) lanjutan dan PLPBK  sharing serta laporan pertanggungjawaban massal kegiatan PLPBK Kelurahan Yobe, Distrik Abepura, Kamis (26/5).

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota menyerahkan kunci rumah bagi dua warga di kelurahan Yobe distrik Abepura.

Ia mengharapkan di tahun 2019, Kota Jayapura bebas daerah kumuh serta tersedia sanitasi dan air bersih.

Hal ini, lanjut pria yang akrab disapa BTM, menjadi target dirinya di tahun 2017 dan akan terus berkoordinasi dengan Satker Provinsi yang telah mendampingi dan membantu Kota Jayapura dalam pelayanan kepada masyarakat.

Kepada Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) kota Jayapura, dana sharing untuk tahun 2017 akan dinaikkan sehingga  berdampak luas bagi masyarakat kota.

Diakuinya, apa yang diharapkan masyarakat kota Jayapura belum banyak yang dilaksanakan tapi nantinya BTM bersama SKPD Pemkot akan terus melakukan program yang berpihak kepada masyarakat.

Seperti di Distrik Muara Tami, sudah ada listrik 24 jam dan saat ini telah ditata jalan lingkungan kampung Skouw  Sae, Skouw Mabo, Skouw Yambe hingga Moso.

Selain itu pelayanan air bersih dan sanitasi yang di bangun di 3 kampung dan wilayah kota bersama Satker di beberapa titik kumuh Kota Jayapura. Juga akan dibuat Perda kota bebas kumuh.

“Banyak dana telah diturunkan bagi distrik dan juga dana DP2K di kelurahan. Belum lagi, pada Agustus nanti dana desa Rp 1 Milyar akan diturunkan dan yang terpenting, program yang akan dilakukan harus pro rakyat,” sambung BTM.

Semua program yang dilakukan bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan masyarakat kota Jayapura agar ekonomi masyarakat baik, juga kemandirian masyarakat stabil. Bahkan ekonomi masyarakat kota mapan dengan program yang dilakukan lewat BKM, DP2K, juga lewat dana pemberdayaan distrik hingga dana yang diturunkan oleh dinas-dinas.

Harapannya, kegiatan yang di buat ini kiranya ada dampak kemandirian yang baik dari masyarakat dan ada pemberdayaan masyarakat.

“Mari kita lihat masyarakat yang betul-betul dan layak mendapatkan bantuan, baik orang miskin, janda dan duda harus diutamakan,”harap BTM.

Di tempat yang sama koordinator BKM Abekra Kelurahan Yobe, Iwan Ibrahim dalam laporan mengatakan, anggaran yang dibutuhkan bagi pembangunan 3 rumah layak huni tersebut senilai Rp 255 juta.

Pembangunan sumur bor, bak air dan pemipaan sebanyak 2 titik sebesar Rp 245 juta.

“Total penerimaan dana BKM, PLPBK reguler, PLPBK lanjutan dan dana sering Pemerintah kota sebesar Rp 2,5 miliar,” rincinya.

Ditambahkan, Kelurahan Yobe menerima program PLPBK berdasarkan penilaian bahwa BKN telah dinyatakan mandiri dan mampu untuk mengelola program tersebut.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga