13 Ribu Perumahan MBR Ditargetkan Rampung 2018

Share it:
Ilustrasi Perumahan MBR 
Jayapura, Dharapos.com
Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP MH mengatakan, pihaknya telah mengingatkan dinas teknis untuk dapat menyelesaikan pembangunan 13 ribu perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Papua yang ditargetkan rampung 2018.

“Jadi, pelayanan perumahan i bagi masyarakat Papua dimana sejauh ini Pemerintah Provinsi, kabupaten/kota berupaya dengan memberikan pelayanan maksimal, hal ini juga dikarenakan anggaran yang tersedianya,” ungkapnya dalam yang sambutan dibacakan Sekretaris Dinas Sosial dan Permukiman Provinsi Papua, Drs Calvyn A Kobis, MED saat acara pemberian bantuan teknis pembiayaan perumahan dan kawasan permukiman di wilayah III di Hotel Sahid Papua, Rabu (1/6).

Dijelaskan, kegiatan yang digelar oleh Kemen PUPR ini merupakan kegiatan strategis karena secara nyata dapat melihat kondisi geografis di Papua yang tentunya berbeda dengan daerah lain di Indonesia.

“Kita menyadari bahwa rumah ini kan kebutuhan dasar manusia yang juga menjadi hak dasar bagi penduduk
Indonesia, termasuk di Papua,” ungkapnya.

Untuk itu, diharapkan dukungan dari Pempus dalam pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kami berharap ada kontribusi dari pelaku pengembang perumahan bersama-sama mencari solusi untuk penyelesaian pembangunan perumahan di Papua,” harap Gubernur.

Gubernur juga menambahkan, pemberian bantuan teknis ini merupakan momentum yang tepat untuk memberikan pencerahan dan menyamakan visi dalam pembangunan perumahan dan permukiman di Provinsi Papua.

“Kita berharap program pembangunan perumahan dan permukiman ke depan dapat disinkronkan dengan visi dan misi pembangunan daerah, dimana sektor lainnya juga harus menjadi perhatian, karena tidak bisah terpisahkan,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Pola Pembiayaan Perumahan Ditjen Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Ir. Didik Sunardi, MT mengatakan, pihak  Kemen  PUPR bakal membangun 1 Juta rumah di seluruh Indonesia termasuk di Papua.

Hal ini menjawab kebutuhan masyarakat akan rumah layak huni mengingat hingga kini sebanyak 22591 rumah tangga yang belum rumah layak huni.

“Pada tahun ini, program satu juta rumah terdiri dari 700 ribu unit yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 300 ribu unit bagi masyarakat yang bukan MBR,” katanya.

Pencanangan program sejuta rumah ini dicanangkan untuk memenuhi kebutuhan bagi rumah tangga yang saat ini belum memiliki rumah dan secara nasional mencapai 13,5 juta rumah tangga pada tahun 2014, sementara pertambahan kebutuhan rumah karena adanya rumah tangga baru diperkirakan sebanyak 800 unit per tahun.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga