AIPJ Gelar Seminar Anti Korupsi

Share it:
Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM membuka seminar
Jayapura, Dharapos.com 
Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ)  menggelar seminar ”Saya Perempuan Anti Korupsi”.

Betempat di Lantai 11 Hotel Aston Jayapura, Selasa (21/6), seminar tersebut menghadirkan nara sumber Juru Bicara KPK RI, Yuyuk Andriyati Iskak, Bupati Batang, dan Dosen Fakultas Hukum UI, Ganjar Laksmana Bonaprapta.

Selain Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM yang didaulat membuka kegiatan seminar tersebut, turut hadir Senior Manager Unit Anti Korupsi Judhi Kristantini, dan Gerakan Organisasi Wanita (GOW) kota Jayapura.

Wali Kota dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan upaya dan bentuk kepedulian bersama dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kapasitas sumber daya manusia perempuan terhadap akses informasi dan layanan hukum dan keadilan.

“Hal ini juga merupakan komitmen kita bersama dalam rangka perang terhadap korupsi karena Indonesia saat ini darurat bahaya koruptor,” ungkapnya.

Juru Bicara KPK RI, menyerahkan plakat kepada Wali Kota Jayapura
Seminar ini, lanjut dia, merupakan salah satu kebutuhan yang urgent untuk dilakukan oleh semua komponen bangsa terutama kaum perempuan dari Sabang sampai Merauke agar lebih memaksimalkan eksistensi dan peran perempuan sebagai salah satu aset dan sumber daya pembangunan.

“Korupsi itu tidak baik dan identik dengan merampas hak orang lain yang bukan hak kita. Korupsi itu juga tidak adil karena akan membuat orang lain menderita, susah. Dan korupsi itu melanggar norma agama serta melanggar norma moral, hukum dan terutama sekali korupsi itu melanggar norma keadilan,” urai Wali Kota

Lebih lanjut, tegas dia, korupsi sangat merugikan keuangan negara dalam jumlah yang sangat besar.

“Dan kini pada umumnya para pelaku korupsi sedang atau sudah ditangani oleh pihak berwenang dan menjalani proses hukum. Sehingga untuk itu kita percayakan semua kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Kepolisian, Kejaksaan, Kehakiman dan lembaga lainnya seperti BPK dan KPK,”tegas pria yang akrab disapa BTM.

Korupsi tidak lahir secara instan dan cepat namun biasanya korupsi lahir, karena ada kebutuhan, desakan dan bahkan rayuan bahkan bisa berlangsung dan terjadi secara terus-menerus.

Foto bersama usai pembukaan seminar
“Olehnya itu, melalui seminar ini diharapkan dapat memberi manfaat yang besar bagi kita semua yaitu penguatan kapasitas sumber daya perempuan sebagai anti korupsi dapat menjadi nyata dan dapat meningkatkan kapasitas perempuan-perempuan untuk berbicara banyak di dalam keluarga dan masyarakat,” tukasnya.

Senior Manager Unit Anti Korupsi, Judhi Kristantini juga menambahkan, semua ini tergantung siapa saja dan semata-mata tergantung pada komitmen akan kejujuran, keberanian dan pemahaman bahwa pertumbuhan ekonomi akan bermanfaat bagi semua orang hanya jika korupsi dapat dicegah sehingga mampu menumbuhkan optimisme yang besar terhadap sebuah perubahan.

Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa perempuan dengan kekuatan yang dimiliki adalah sebuah celah strategis untuk memperkuat upaya-upaya yang selama ini telah dilakukan. Dimana kekuatan perempuan telah menjadi inspirasi perubahan.

“Saya Perempuan Anti Korupsi adalah pernyataan akan identitas diri dengan mengucapkan,  serta berpartisipasi dalam gerakan bersama di mana banyak perempuan telah memotivasi dirinya sendiri dan orang lain termasuk anak-anak untuk merubah cara pandang mereka dalam melihat orang lain diperlakukan,” tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga