BMP Harapkan 14 Kursi Otsus Ditempati Figur Yang Bertanggung Jawab

Share it:
Ramses Ohee

Jayapura, Dharapos.com
Walaupun 14 Kursi Otsus di DPRP belum  ditetapkan dan dilantik, namun diharapkan anak-anak adat yang nantinya dilantik memiliki tanggung jawab.

Harapan tersebut disampaikan Ketua Umum Barisan Merah Putih (BMP) RI sekaligus Penasehat Adat di Tanah Papua , Ramses Ohee, yang didampingi Sekretaris Laskar Anak Bangsa  (LABAKI) Provinsi Papua Siane  Nanlohi kepada wartawan di Waena, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Senin (13/6).

Ia menyeruhkan kepada seluruh stake holders atau pemangku kepentingan di lima (5) wilayah adat atau 5 Daerah Pengangkatan (Dapeng)   diseluruh Tanah Papua masing-masing Mamta/Tabi, Saireri, La Pago, Mee Pago dan Animha, untuk menetapkan dan melantik anak-anak adat yang   bertanggung jawab dan memberi  kesempatan kepada  masyarakat adat di Papua untuk duduk  di  Parlemen.

"Tak boleh menetapkan dan melantik orang yang sembarangan dan yang  tak  bertanggung jawab terhadap  pembangunan Papua ke depan sebagai bagian dari pembangunan nasional NKRI," tegasnya.

Dikatakan Ramses,  pihaknya juga minta  agar penetapan dan pelantikan calon anggota DPR-P dari jalur pengangkatan harus memperhatikan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK)  Nomor 116/PUU-V/2009  tanggal 1  Februari 2010 menyatakan bahwa apa yang diamanatkan dalam pasal 6 ayat 2 dan 4 UU Nomor
21 Tahun 2001 atau UU Otsus bahwa keanggotaan DPRP terdiri dari anggota  yang dipilih dan diangkat.

Ia menambahkan, keputusan  negara melalui MK ini  harus dilaksanakan dengan penuh kejujuran keadilan,
khususnya  bagi pihak-pihak  yang telah berjuang dan menghasilkan keputusan MK tersebut.

Siane Nanlohi
"Kita tak bisa begitu saja membuang pihak -pihak yang telah berjuang dan memperoleh keputusan MK ini dan harus ada kepedulian khusus terhadap mereka-mereka ini baik  yang ada di pulau, di gunung di lembah dimanapun  mereka berada yang  telah memperjuangkan hal ini selama tahun 2009-2010," ujar Ondoafi (Kepala Suku) Kampung Waena ini.

Karenanya, tandas Ramses, kepada pihak-pihak yang telah  duduk di DPRP dari jalur pemilihan partai politik harus  penuh  kesadaran untuk memberikan kesempatan  kepada  anak-anak  adat  sesungguhnya yang tak pernah diberikan kepercayaan oleh negara, tapi justru punya tekat untuk mengabdi kepada bangsa dan  negara, khususnya untuk  membangun Tanah Papua kedepan.

"Mudah-mudahan apa  yang saya sampaikan saya dengan tulus mohon, agar  baik eksekutif, legislatif, MRP di Tanah Papua khususnya untuk Kesbangpol Provinsi Papua ini    mari kita   bersatu dan tetapkan sejujur-jujurnya 14 orang sehingga dia merupakan  berkat yang Tuhan berikan kepada kita semua," tukasnya.

Sementara itu,  Siane  Nanlohi mengatakan, pihaknya mengharapkan  seleksi  14 Kursi  Otsus   harus betul-betul  kondusif,   karena turut   memperjuangkan  dan mengangkat  hak-hak dan martabat   masyarakat adat di Papua.

"Jadi didalamnya   tak boleh ada kepentingan-kepentingan politik atau orang-orang yang berbaur  atau bernuansa politik dengan tujuan politik   ikut terlibat di dalam 14 Kursi  Otsus," terangnya.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga