BTM: Safari Ramadhan Bukan Proyek Pencitraan

Share it:
Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM
Jayapura, Dharapos.com 
Kegiatan Safari Ramadhan yang dilaksanakan setiap tahun bagi umat Muslim di kota Jayapura sudah menjadi agenda rutin Pemerintah kota.


Di momen tersebut, Wali kota DR. Benhur Tomi Mano, MM bersama seluruh jajarannya rutin melaksanakan itu hingga buka puasa bersama.

“Jadi, Safari Ramadhan yang kami laksanakan ini bukan proyek pencitraan," tegasnya saat mengikuti acara buka puasa bersama bertempat di kediaman Wakil Walikota Dr. H. Nuralam, SE, M.Si, Selasa (7/6).
Penegasan tersebut sekaligus meluruskan pikiran segelintir orang yang selama ini berseberangan dengan gaya kepemimpinan Wali Kota.

“Siapa pun mereka dan apapun latar belakang mereka yang mengeluarkan kata-kata pencitraan, sangatlah berdosa dia. Kalau dia seorang Muslim maka batallah puasanya. Karena walaupun anda tidak punya niat tapi kata-kata itu keluar dari mulut sendiri maka sangat berdosalah,” cetusnya.

Ia juga mengingatkan jika ada warga masyarakat yang menuding bahwa Safari Ramadhan dan memberikan bantuan ke masjid sebagai proyek pencitraan, apalagi dia adalah seorang  Muslim, maka tidak perlu dia berpuasa.

“Begitu pula kalau dia seorang kristen dan mengatakan hal yang sama maka berdosalah dia,” tandas pria yang akrab disapa BTM.

Karena itu, ia kembali menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadhan bukan baru dilakukan menjelang berakhir masa jabatannya.

“Selama 5 tahun saya memimpin negeri ini, 5 kali saya melaksanakan Safari Ramadhan,” tegasnya.
Lebih lanjut, jelas BTM, jabatan adalah milik Tuhan, begitu juga dengan berkat dan anugerah.

“Ini adalah hari yang mulia dan suci sehingga kalau kita mengatakan hal yang salah baik dengan perbuatan, mata dan hati kita maka semua yang kita lakukan menjadi sia-sia. Saya juga tidak mencari suara umat Muslim, karena jabatan adalah milik Tuhan,” jelasnya.

Momen ini juga, dilakukan BTM dan jajarannya dengan niat yang tulus dan suci untuk tetap membangun silaturahmi antara sesama umat beragama, khususnya dalam berbuka puasa bersama seluruh umat Muslim di negeri berjuluk “Port Numbay” ini.

Wali Kota bersama Wakil Wali Kota saat buka bersama
“Apa yang kami lakukan ini adalah sesuai dengan moto “Satu Hati Membangun Kota untuk  Kemuliaan Tuhan,” ucapnya.

Putra asli Prot Numbay ini pun mengajak seluruh umat Muslim untuk selalu hidup rukun dan damai.
“Mari kita jaga, jangan sampai ada orang yang datang dan memprovokasi untuk merusak kebersamaan kita,” ajaknya.

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di ibukota Provinsi Papua ini juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kepemimpinannya bersama Nuralam, ada hal-hal yang dilakukan tidak berkenan di hati baik dalam tutur kata maupun sikap dan tingkah laku.

“Mari kita jaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama di kota Jayapura yang sudah baik, jaga kebersamaan, kedamaian dan saling menghormati, mengasihi satu dengan yang lain sebagai umat ciptaan Tuhan,” pesannya.

Bagi warga masyarakat yang tidak menjalankan ibadah puasa, BTM juga mengajak untuk menghormati mereka yang sementara menjalankan ibadah puasa.

Ketua MUI kota Jayapura KH. Zulhan Makmun saat Tauzia mengatakan puasa yang diwajibkan kiranya dapat melahirkan sifat yang furkom.

“Sosok seorang Muslim adalah mereka yang dapat menjaga anggota tubuh yang dilarang agama yaitu mulut dan lidah,” pesannya.

Buka puasa bersama tersebut dihadiri Sekda kota Jayapura Rasmus D. Siahaya, SH, MM bersama Istri, para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD dan ratusan masyarakat kota Jayapura.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga