Danramil Getentiri Ikut Tumbuhkan Nasionalisme Generasi Muda

Share it:
Boven Digoel, Dharapos.com
Era globalisasi yang terjadi sangat mempengaruhi kehidupan di Indonesia, sehingga kehadirannya harus diantisipasi agar tidak memberikan dampak negatif bagi generasi muda.

Fenomena yang terjadi akibat globalisasi berdampak pada sikap dan perilaku generasi muda yang mengarah
pada terjadinya penurunan nilai-nilai kebangsaan.

Melihat kondisi seperti ini Danramil 1711-13/Getentiri Mayor Inf Abdul Malik merasa terpanggil dan tergerak hatinya untuk membantu generasi muda agar tidak sampai terpengaruh oleh efek negatif akibat pengaruh globalisasi.

Dengan semangat dan penuh keyakinan Danramil mendatangi sekolah dan menyampaikan niatnya kepada pihak sekolah untuk memberikan pembekalan pada siswa-siswi di SMA N 1 Asiki Distrik Jair Kabupaten Boven Digoel tepatnya  pada 1 Juni 2016 bertepatan dengan Hari lahirnya Pancasila.

“Dalam kehidupan sehari-hari Negara kita masih banyak generasi muda sebagai penerus bangsa yang tidak hafal lagu-lagu Nasional hingga terjadi perkelahian antar pelajar,” urai Danramil.

Fenomena lain, lanjut dia, generasi muda lebih mencintai produk-produk luar Negeri, dan hal ini
menunjukkan adanya indikasi terjadinya penurunan rasa Nasionalisme.

Menurutnya, jika fenomena tersebut apabila tidak diantisipasi malah akan memberikan dampak negatif
terhadap perkembangan generasi muda sebagai penerus bangsa.

Sebagai masyarakat yang berada di ujung timur NKRI dan berbatasan langsung dengan Negara PNG, ini berarti bahwa generasi muda di sini harus memiliki rasa nasionalisme yang kuat sehingga perlu perlu adanya upaya terkait dengan penanaman nilai-nilai kebangsaan dan menumbuhkan rasa Nasionalisme bagi generasi muda.

Masih dalam penyampainya, Danramil menjelaskan metode pelaksanaan sasaran bagi generasi muda dengan mengawali pelajaran di pagi hari ,setelah berdoa siswa-siswi menyayikan 1 lagu Wajib Nasional secara bersama-sama di pandu oleh guru yang mengajar pada hari.

“Dan disaat mengakhiri pelajaran di siang hari setelah berdoa siwa-siswi menyayikan 1 lagu wajib Nasional secara bersama-sama di pandu oleh guru yang mengajar hari itu,“ tegasnya.

Dimulai dari hal itulah akan membentuk jati diri anak serta karakternya untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan rasa cinta tanah air, sehingga menjadi generasi muda yang mampu melanjutkan pembangunan nasional di masa yang akan datang.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga