Demo KNPB Tak Mendapat Izin Polda Papua

Share it:
Para pendukung KNPB sedang menggelar demo di Taman Imbi, Kota Jayapura 
Jayapura, Dharapos.com
Aksi demo yang di lakukan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan direncanakan berlangsung Rabu (15/6) untuk menyampaikan aspirasinya di gedung DPR Papua akhirnya tidak di izinkan Polda Papua.

Bahkan guna mengawal putusan tersebut, aparat kepolisian gabunggan dari Polda Papua dan Polres Jayapura Kota diterjunkan pada beberapa titik tempat berkumpulnya para pendemo.

Pantauan Dhara Pos di lapangan, sekitar pukul 15.00 WIT, terlihat ratusan pendukung KNBP yang sudah berkumpul di Taman Imbi Kota Jayapura.

Mereka diketahui ingin menyampaikan aspirasinya di DPR Papua namun polisi yang berjaga- jaga di halaman kantor Dewan tersebut tidak mengizinkan mereka masuk.

Meski demikian, ratusan pendemo tersebut diberikan izin oleh pihak kepolisian selama dua jam untuk menyampaikan aspirasinya di Taman Imbi Kota Jayapura.

“Hari ini saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Papua yang akan  melakukan orasi untuk menyampaikan aspirasinya namun tidak bisa masuk ke kantor DPRP,” ucap Ketua DPR Papua, Yunus
Wonda, SH, MH kepada sejumlah wartawan di halaman kantor DPR Papua, Rabu (15/6).

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda, SH, MH
Bukannya pihak DPR Papua tidak mau menerima aksi para pendemo, tetapi jika pendemo sudah berada di tempat maka akan di terima.

“Hari ini saya melihat pintu-pintu gerbang DPR Papua di palang. Karena itu saya ingin menyampaikan di sini, bahwa lembaga DPR bukan lembaga Polda. Tetapi DPR ini adalah rumah aspirasi rakyat, dan seharusnya rakyat yang akan menyampaikan aspirasi atau membicarakan hal-hal lainnya ini adalah tempatnya. Bukan dengan cara di palang seperti ini,” sesal Wonda dengan raut kecewa.

Ditegaskan pula, adalah sangat tidak benar jika aparat memalang pintu-pintu di DPR itu.

“Itu tidak benar dan tidak terhormat karena ini adalah rumahnya rakyat,” tegas Wonda.

Karena anggota DPR tidak di pilih oleh Kepolisian tetapi dipilih langsung oleh rakyat.

“Jadi biarlah rakyat datang untuk menyampaikan aspirasinya, dan kepolisian hanya bertugas untuk mengawasi keamanan mereka bukan dengan cara memalang pintu DPRP,”  kecamnya.

(VIAN)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga