Kedepankan Dialog, Kodim 1702/JWY Hindarkan Terjadinya Perang Suku

Share it:
Kasdim 1702/JWY saat melakukan dialog dengan kedua belah pihak yang bertikai
Wamena, Dharapos.com
Sebagai kabupaten induk di wilayah pegunungan, banyak sekali masyarakat dari berbagai kabupaten pemekaran yang tinggal dan menetap di Wamena, ibukota Kabupaten  Jayawijaya.

Namun, tidak jarang terjadi perselisihan diantara mereka dikarenakan berbagai hal.

Seperti yang terjadi di Kampung Pamugi Distrik Silo Sukarno Doga Kabupaten Jayawijaya, Selasa (14/6), akibat dipengaruhi minuman keras.

Empat pemuda memukuli Tete Neligi Kurisi yang merupakan tokoh masyarakat sekaligus tokoh adat Kabupaten Jayawijaya dengan alasan yang tidak jelas.

Akibat insiden tersebut, keluarga korban tidak terima dan berupaya balas dendam.

Mengetahui hal itu, anggota Kodim 1702/JWY yang dipimpin Kasdim Mayor Inf. Nurliwedie G, Danramil 1702-05/Assologaima Letda Inf. Pramono beserta anggota serta anggota Unit Intel bergegas menuju tempat kejadian perkara.

Kasdim beserta anggota berinisiatif mengumpulkan masyarakat yang sedang tersulut emosi tersebut untuk berdialog dan diselesaikan dengan kepala dingin.

Sejumlah aparat TNI sedang berupaya meredam amarah warga yang tersulut emosi 
Pada kesempatan tersebut Kasdim menghimbau warga untuk tidak main hakim sendiri.

"Masyarakat diharapkan tidak main hakim sendiri, karena ini negara hukum. Kalian semua adalah bersaudara, jangan mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Kami minta semua menahan diri, kita cari jalan keluarnya dengan tepat sehingga tidak merugikan kedua belah pihak, perang suku ini hanya akan menambah penderitaan rakyat yang dapat mengakibatkan korban jiwa," imbuhnya.

Masyarakat akhirnya menyadari bahwa perang suku menambah penderitaan mereka, dan dapat merugikan khalayak banyak.

Dengan ketulusan hati dan pikiran yang jernih akhirnya mereka menghentikan niat untuk berperang kemudian meletakkan alat perang tradisional dan berdamai serta menyelesaikan perselisihan secara kekeluargaan.

Tindakan yang diambil dengan cepat dan tepat oleh aparat Kodim 1702/JWY tersebut akhirnya menghindarkan terjadinya perang antar suku di Distrik Silo Sukarno Doga, tidak berlanjut dan tidak sampai memakan korban jiwa.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga