KNPB Dihimbau Tak Berdemo Selama Bulan Puasa

Share it:
Ketua Klasis GKI Kota Jayapura, Pdt. Willem F. L. Itaar 

Jayapura, Dharapos.com
Ketua Klasis GKI sekaligus menjabat ketua FKUB Kota Jayapura, Pdt. Willem F. L. Itaar menyampaikan pesan pastoral kepada seluruh warga GKI dan juga masyarakat pada umumnya di Kota Jayapura untuk tetap menjaga hubungan silaturahmi dan saling menghargai diantara sesama umat beragama.

“Mari kita lakukan hal yang baik dalam kehidupan bersama di dalam masyarakat di mana kita saling menghargai satu sama lain di dalam sebuah kehidupan,” pesannya kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (13/6).

Pesan tersebut sekaligus menanggapi adanya isu aksi demo pada tanggal 15 Juni oleh Forum Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kota Jayapura.

“Bagi saudara-saudara yang tergabung dalam forum KNBP yang akan melakukan demo, saya menghimbau mari kita melakukan sesuatu yang baik dan menciptakan suasana yang aman dan juga menjaga kebersamaan sebagai saudara bersaudara di tanah Papua,” imbuhnya.

Ditegaskan Itaar, tanah Papua adalah tanah yang damai.

“Jadi kepada KNPB agar niat demo itu di urungkan saja, demi menjaga suasana yang aman dan kondusif di mana saudara-saudara kita umat Muslim sedang menjalankan ibadah puasa agar mereka tidak terganggu,” tegasnya.

Karena hal-hal seperti ini berkaitan dengan politik, sehingga baiknya dibicarakan dalam ranah politik dan tidak mengganggu aktivitas kehidupan bermasyarakat.

“Sebagaimana kita tahu bahwa KNBP mayoritasnya beragama Kristen sehingga untuk itu, marilah kita tunjukan sebuah kewibawaan iman sebagai orang percaya di mana Yesus Kristus sudah mengajar kita tentang hal kasih,” sambung Itaar.

Karena itu, sebagai pimpinan gereja dan juga sebagai toko masyarakat Kota Jayapura, dirinya menghimbau kepada KNBP untuk tidak melakukan aksi demo pada saat seperti ini.

“Kepada semua masyarakat yang ada di tanah Papua khususnya yang ada di Kota Jayapura marilah kita menjaga keamanan bersama. Saya berharap tidak ada demo tandingan yang mengganggu ketenangan masyarakat, sehingga tidak menimbulkan konflik horisontal yang akan membahayakan tanah ini,” kembali himbaunya.

Atas nama pimpinan GKI di Tanah Papua, dan atas nama pimpinan umat beragama, dirinya mengajak semua pihak untuk menghargai komitmen bahwa Tanah Papua adalah Tanah Damai.

“Dan menjaga Tanah Papua sebagai tanah toleransi antar umat beragama,” tukas Itaar.

(VIAN)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga