NTP Papua Bulan Mei 2016 Naik 0,11 Persen

Share it:
Jayapura, Dharapos.com
Berdasarkan data BPS Provinsi Papua, Nilai Tukar Petani (NTP) Papua pada bulan Mei 2016 mengalami kenaikan sebesar 0,11 persen menjadi 96,24 bila dibandingkan bulan sebelumnya yang di sebabkan turunnya Indeks harga di terima petani mengalami kenaikan 0,58 persen.

“Kenaikan terjadi akibat turunnya  indeks  harga  diterima  petani mengalami kenaikan 0,58 persen, sementara harga yang di bayar petani mengalami kenaikan 0,47 persen” kata Kepala BPS Provinsi Papua, Johanes De Brito Priyono saat berikan reales bulanan BPS di kantor BPS, Rabu (1/6).

Dikatakannya, NTP Nasional pada Mei 2016 adalah 101,55 atau mengalami kenaikan 0,32 persen persen bila dibandingkan NTP April sebelumnya.

“Hal ini disebabkan oleh turunnya indeks, diterima petani mengalami kenaikan 0,42 persen dan indeks dibayar petani juga mengalami kenaikan 0,10 persen,” ujarnya.

Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, dua subsektor menurut Priyono, tercatat  memiliki  NTP dibawa 100 yaitu subsektor tanaman pangan sebesar 85,40 dan NTP subsektor peternakan sebesar 99, 36.

”Sedangkan tiga subsektor lainnya memiliki nilai NTP diatas 100 yaitu NTP subsektor holtikultura sebesar 103,63, NTP tanaman perkebunan rakyat sebesar 103.27 dan perikanan 104,23,” jelasnya.

Sementara inflasi pedesaan Papua pada bulan Mei mengalami kenaikan sebesar 0,61 persen, inflasi pedesaan terjadi karena adanya kenaikan indeksi pada beberapa sub kelompok pengeluaran rumah tangga.
Dimana kenaikan indeks terjadi pada subkelompok bahan makanan sebesar 0,86 persen.

“Sedangkan sub kelompok transportasi dan komunikasi mengalami penurunan indeksi terbesar 0,15 persen,” tandasnya.

Jika dibandingkan dengan nilai tukar usaha rumah tangga pertanian (NTUP) April Papua pada bulan Mei 2016 mengalami kenaikan 0,61 persen dari 108,12 menjadi 108, 78.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Ekonomi

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga