Pasca Operasi Yustisi di Bar, Disdukcapil Kota Gelar Sidang

Share it:
Proses sidang sementara berlangsung bagi 127 warga yang tak memiliki e-KTP
Jayapura, Dharapos.com 
Pasca operasi Yustisi e-KTP di sejumlah bar dan tempat pijat yang berlokasi di sejumlah distrik, Sabtu (4/6) malam, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura menggelar sidang hasil operasi tersebut.

Sejumlah tempat hiburan yang berlokasi 4 distrik menjadi sasaran operasi Yustisi diantaranya Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura dan Distrik Heram.

Sidang berlangsung di lobi Gedung Otonomi Kantor Walikota Jayapura, Senin (6/6) yang dilakukan oleh PPNS, Jaksa dan Hakim.

Kepala Satuan Polisi PP kota Jayapura, ML. Parung saat membuka sidang, mengungkapkan terkait dengan razia e-KTP khusus di sejumlah tempat hiburan adalah dalam rangka menertibkan warga kota agar memiliki identitas diri yang lengkap.

Kasat Pol PP Kota, ML. Parung saat memberikan arahan saat membuka sidang 
Hal ini juga merupakan peraturan yang diberlakukan Pemkot, bagi warga yang tinggal di kota Jayapura.
“Untuk itu, perlu dipahami bahwa apa yang dilakukan Pemerintah kota adalah untuk membantu masyarakat yang tidak memiliki identitas diri. Penertiban ini perlu dilakukan karena seluruh  warga Kota Jayapura wajib memiliki identitas diri yang lengkap,” ungkapnya.

Dalam pengurusan e-KTP, tegas Parung, tidak lagi dikenakan biaya alias gratis.

Di tempat yang sama, Kepala Disdukcapil Kota Merlan S. Uloli, SE, MM kepada wartawan merincikan warga yang terjaring operasi yustisi e-KTP berjumlah 268 orang.

Sedangkan, sebanyak 127 orang yang mengikuti sidang adalah mereka yang tidak memiliki e-KTP.

Kepala Disdukcapil Kota, Merlan S. Uloli, SE, MM
“Yang lainnya adalah warga yang memiliki e-KTP luar dan hanya datang untuk bekerja sehingga harus melapor di masing-masing Distrik,” lanjutnya.

Merlan menambahkan ke 127 menjalani sidang hingga pukul 14.00 WIT.

Lebih lanjut, jelas wanita yang berhasil membawa Disdukcapil meraih ISO 2008 ini, mereka yang terjaring adalah pekerja di bar dan panti pijat.

“Namun apabila mereka tidak datang juga maka penanggung jawab Bar akan dipanggil untuk menyelesaikan administrasi di Disdukcapil kota Jayapura,“ tegasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga