Pemda dan TNI-POLRI Siap Bersihkan Merauke dari Miras-Narkoba

Share it:
Bupati dan seluruh pimpinan institusi di Merauke saat aksi pemusnahan miras
Merauke, Dharapos.com
Guna mengurangi tingkat kriminalitas di Kabupaten Merauke, Pemerintah Daerah bekerja sama dengan Polres dan Kodim 1707/MRK gencar melaksanakan operasi pembersihan terhadap miras dan narkoba.

Hasil dari operasi razia miras tersebut dilaksanakan pemusnahan oleh aparat Gabungan Pemda , Polres dan Kodim 1707/MRK di Lapangan Hasanap Sai Kabupaten Merauke, Sabtu (18/6).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Merauke Frederikus Gebze, SE, M.Si dan Dandim 1707/Merauke Letkol. Inf. I Made Alit Yudana, serta Kapolres Merauke AKBP Taufik Irfan.

Selain itu, pemusnahan juga dilakukan terhadap miras lokal dan alat pembuatannya.

Barang bukti pemusnahan ini, merupakan hasil Operasi Cipta Kondisi Tahun 2015/2016 yang dilakukan oleh gabungan TNI-POLRI dan Pemda.

Ribuan liter miras berbagai jenis dan miras lokal yang berhasil disita dalan razia
“Kami menghimbau kepada masyarakat, agar tidak lagi mengonsumsi minuman keras karena akan menimbulkan efek negatif yang mengakibatkan timbulnya tindak kriminalitas. Menggunakan dan mengkonsumsi mimunan keras akan menyengsarakan kehidupan pengguna dan keluarga baik dari segi
kesehatan maupun ekonomi,” himbau  Kapolres Merauke, AKBP Taufik Irfan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan pihak Polres Merauke akan melaksanakan operasi yang lebih besar, karena sudah ada indikasi peredaran narkoba jenis sabu-sabu di daerah tersebut.

Sementara, Bupati Merauke Frederikus Gebze, SE.,M.Si, menambahkan serta menghimbau kepada para penjual dan distributor miras untuk tidak lagi meracuni masyarakat dengan menyediakan barang-barang terlarang.

Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kapolres dan Dandim 1707/Merauke agar dengan giat melaksanakan kegiatan sweeping minuman keras, supaya dapat menekan angka kriminalitas yang terjadi di Kabupaten Merauke.

“Prinsip dari kita, agar menyiapkan generasi muda yang  bermoral, beretika dan berahlak yang baik, supaya generasi kita dapat berguna bagi bangsa dan negara, khususnya generasi muda di Kabupaten Merauke,” tegasnya.

Sejumlah peralatan pembuatan miras lokal yang berhasil disita 
Lebih lanjut Bupati sampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, para tokoh agama dan tokoh adat karena telah memberikan informasi terkait dengan keberadaan/penjualan miras di wilayah Kabupaten Merauke.

“Karena masih banyak saudara-saudara kita yang menjerumuskan rakyatnya sendiri melalui minuman keras. Kami semua yang hadir di sini, untuk melaksanakan pemusnahan miras, supaya menimbulkan efek jera kepada pengedar maupun pendistributor,” tegasnya lagi.

Miras beserta alat pembuatan miras lokal yang berhasil dimusnahkan antara lain 387 botol 600 ml minuman keras jenis Sopi, 21 jerigen 20 liter miras jenis Sopi, 8 jerigen 25 liter miras jenis Sopi, dan 31 jerigen 5 liter miras jenis Sopi.

Kemudian 16 botol miras jenis Robinson Whisky,19 botol minuman keras jenis Bir Hitam,13 botol minuman keras jenis Bir Putih, 6 kaleng jumbo minuman keras jenis Bir Putih, serta 1 buah drum penyulingan minuman keras.

Selanjutnya, 3 buah Kompor Hock, 37 buah ember besar kosong, 2 buah jerigen 10 liter kosong, 10 buah jerigen 5 liter kosong, 15 buah Dandang, 2 buah drum 200 liter warna biru, 3 karung botol bekas 600 ml, dan 3 buah ember kecil kosong.

(Piet) 
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga