Pemkot Fokus Basmi 3 Penyakit Yang Terabaikan

Share it:
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM saat berikan arahan
Jayapura, Dharapos.com
Pemerintah Kota dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Jayapura fokus untuk membasmi 3 penyakit yang selama ini terkesan diabaikan.

Ke tiga penyakit tersebut masing-masing kusta, filariasis dan penyakit frambusia.

“Kita targetkan di tahun 2018 , 2019  dan 2020 ketiga penyakit ini sudah tidak ada lagi di kota Jayapura,” harap Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat melakukan tatap muka dengan 12 Kepala Puskesmas (Kapus), di ruang rapat Walikota, Senin (13/6).

Wali Kota dalam tatap muka tersebut didampingi Sekda kota Jayapura Rasmus D. Siahaya, SH, MM.

Ditegaskannya, ke 3 penyakit ini akan menjadi fokus utama untuk ditangani secara bersama baik Dinas Kesehatan Kota maupun Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan Litbang Biomedis.

Diakui Wali Kota, data yang diperoleh dari hasil pengamatan di kota Jayapura diketahui sangat tinggi sehingga terkait itu, dirinya kemudian mengundang 12 Kapus dan Litbang Provinsi serta Dinkes Papua yang khusus menangani tiga penyakit di kota Jayapura maupun Papua.

“Tatap muka ini bertujuan untuk bagaimana nantinya dilakukan pendataan serta pemetaan tempat-tempat mana yang menjadi lokasi berkembangnya 3 penyakit ini,” akuinya.

Setelah pendapatan dan pemetaan, kemudian dilakukan pengambilan sampel lalu ditindaklanjuti dengan pemberian obat agar terputus dari ke 3 penyakit itu sehingga bisa mengalami kesembuhan total. Dengan demikian, tidak menjangkiti orang lain pula.

Pelayanan nantinya, selain dilakukan door-to-door juga telah dibentuk KFK yaitu tim yang bekerja untuk membantu masyarakat dari rumah ke rumah untuk membawa obat dan air minum .

Suasana tatap muka yang berlangsung di ruang rapat Wali Kota Jayapura  
Langka lain, khususnya bagi masyarakat kota Jayapura, Pemkot akan menggelar aksi minum obat massal sebagai bagian dari upaya pencegahan sehingga target di tahun 2018 hingga 2020, 3 penyakit ini bisa diturunkan.

Ditambahkan, pihak Pemprov yang diundang juga memiliki komitmen yang sama dengan Pemkot dalam upaya membasmi 3 penyakit yang terabaikan itu.

Kabid. Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Around Rumainum turut menambahkan Dinkes Papua juga Litbang Medis Papua sebagai UPP Kementerian Kesehatan mempunyai kesamaan persepsi dengan Pemkot khususnya Dinkes untuk bisa menuntaskan penyakit kusta, filariasis dan frambusia.

“Beberapa langkah telah dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan Kota juga Litbang Biomedis, sehingga pertemuan ini hanya untuk mempertegas dan memperteguh komitmen dan langkah-langkah untuk upaya percepatan penyembuhan,” tandasnya.

Ditargetkan, frambusia harus dimusnahkan dari muka bumi di tahun 2018, kusta di 2019 dan Filariasis di tahun 2020. Dengan frekuensi untuk penyakit kusta dan filariasis bisa dikendalikan hingga 1 /1000 sedangkan frambusia 1/ 10000.

“Jadi kalau ada 400.000 penduduk kota Jayapura maka sekitar 39 yang mengalami penyakit kusta dan kalau ada 400.000 penduduk kota Jayapura berarti hanya 399 yang sakit kaki gajah,” rincinya.

Ditambahkan juga, penyakit kusta, frambusia dan filariasis mudah sekali diberantas karena yang sakit hanya tinggal minum obat hingga sembuh sementara yang sehat harus minum obat pencegahan.

“Stok obat untuk kusta, frambusia dan kaki gajah di kota Jayapura cukup. Tetapi kalau kekurangan maka gudang Farmasi atau instalasi Farmasi di provinsi masih memiliki persediaan yang cukup. Namun apabila kekurangan lagi maka dari Kementerian Kesehatan akan membantu itu,” tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga