Penahanan WNA Tak Terkait Aksi Demo KNPB

Share it:
Kombes Pol. Patrige Renwarin
Jayapura, Dharapos.com
Penahanan salah seorang warga negara asing yang sempat mengambil gambar aksi demo yang dilakukan Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Rabu (15/6) tidak ada hubungannya dengan tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Patrige Renwarin mengungkapkan pihak Direktorat Intel telah memeriksa kelengkapan dokumen perjalanan WNA tersebut dan ternyata semuanya lengkap.

“Dan untuk keterkaitan dengan aksi demo kemarin itu tidak ada sama sekali,” ungkapnya saat di temui sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Kamis (16/6) terkait alasan penahanan seorang WNA ketika mengambil gambar pada demo KNPB di lingkaran Abepura.

Patrige menuturkan kronologis awal,  bahwa saat demo kemarin, aparat kepolisian yang mengawasi para demonstran melihat ada salah seorang WNA sedang mengambil gambar para pendemo.

Karena dinilai hal yang tidak wajar,  petugas kemudian mengambil langkah mengamankan yang bersangkutan untuk dilakukan interogasi.

Dari hasil interogasi yang di lakukan polisi, WNA tersebut bernama Andre Arino Ipat, berkebangsaan Spanyol berusia 28 tahun berstatus sebagai mahasiswa di Universitas Fisika Barcelona.

Karena hasil belum lengkap, WNA tersebut kembali diinterogasi oleh Direktorat Intel Polda Papua hari ini dan di ketahui yang bersangkutan masuk ke Indonesia dari Malaysia ke Tawau. Kemudian dari Tawau berlanjut ke Kalimantan Timur dua setengah bulan yang lalu.

WNA tersebut kemudian datang ke Jayapura, Papua hanya sekedar jalan-jalan atau berwisata dengan tujuan ke PNG.

“Kebetulan yang bersangkutan ini berkenalan dengan salah seorang pegawai Bank BNI Jayapura George
Setiawan lewat media sosial maka yang bersangkutan menginap di rumah pegawai Bank BNI tersebut,” terang Patrige.

Ditambahkan, menurut penjelasan yang di berikan WNA ke Direktorat Intel Polda Papua bahwa pada saat terjadi demo kemarin di kawasan Lingkaran Abepura, dirinya sedang berada di Bank BNI Abepura.

“Karena melihat banyaknya massa dan mungkin dianggapnya itu satu hal yang aneh dan tidak mengerti WNA itu pun keluar dan langsung memotret,” tambahnya

WNA tersebut, siang tadi, kembali diinterogasi lagi di Direktorat Intel Polda Papua.

(VIAN)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga