Penumpang KM Labobar Jadi Sasaran Yustisi KTP di Pelabuhan Jayapura

Share it:
Wali Kota saat memberikan arahan sebelum dimulainya Operasi Yustisi e-KTP
Jayapura, Dharapos.com 
Pemerintah Kota dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kota Jayapura menggelar razia e-KTP di pelabuhan Jayapura, Kamis (2/6).

Yustisi tersebut menindaklanjuti program Dispendukcapil kota untuk mengeliminir masyarakat yang masuk maupun yang keluar kota Jayapura tanpa memiliki identitas diri yang jelas.

Operasi tersebut di back-up anggota Polisi Militer Kodam XVII/Cenderawasih, POM AL, anggota Kodim 1701 Jayapura, Satuan Dalmas Polres Jayapura kota, Satuan Polisi Pamong Praja Kota dan Dinas Perhubungan kota Jayapura.

Disdukcapil juga melibatkan Jaksa, Hakim, dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).
Operasi Yustisi diawali dengan apel gabungan yang di pimpin langsung oleh Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM.
Wali Kota saat memantau penumpang yang turun dari KM. Labobar

Diuraikannya, dengan jumlah penduduk hingga bulan Mei 2016, mencapai 414.153 jiwa, sehingga Kota Jayapura ibarat miniatur Indonesia dan menggambarkan wajah Papua bagi Indonesia.

“Orang melihat Papua cukup melihat perkembangan kota Jayapura, dimana kota Jayapura sebagai bagian integral NKRI. Sehingga kita tidak bisa melarang orang masuk ke kota ini,” cetusnya.

Meski demikian, sebagai pengelola wilayah Pemkot memiliki tugas untuk bagaimana mengawasi dan menertibkan setiap orang yang masuk dan tinggal di kota Jayapura diharuskan memiliki identitas diri yang jelas yaitu e-KTP.

“Semua warga negara Indonesia, dalam hal ini siapa pun dia harus memiliki identitas diri yang jelas dan jika tidak memiliki identitas diri maka perlu di tertibkan. Dan ini menjadi kewajiban Pemerintah Kota untuk menjaga kota ini agar tetap aman dan damai,” tandasnya.

Kepala Disdukcapil Kota sementara melakukan pemeriksaan identitas penumpang
Pemkot, lanjut Wali Kota, pada kesempatan operasi Yustisi kali ini dilakukan bagi para penumpang kapal yang masuk melalui pelabuhan Jayapura.

Tidak hanya di pelabuhan saja, karena nantinya juga akan kembali di lakukan di seluruh wilayah kota Jayapura baik di bar, diskotik, dan asrama-asrama.

Hal ini bertujuan untuk menghadang radikalisme, teroris, ISIS, maupun Gavatar di kota beriman ini.

Ia juga mengingatkan para petugas razia untuk tidak bertindak arogan, tapi melakukan tugasnya  dengan penuh kasih dalam melakukan pendekatan.

“Mereka yang berlayar dengan kapal pasti kecapaian, sehingga dengan senyum dan sapa kita memeriksa mereka. Pembagian tugas harus dilakukan dengan jelas dan satu perintah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pesannya.

Sebagian penumpang yang terjaring razia sementara dilakukan pendataan
Kepala Disdukcapil Kota Merlan S. Uloli, SE, MM menambahkan operasi ini merupakan ke 3 kalinya di Pelabuhan Jayapura dan pertama kali di tahun anggaran 2016.

Sasaran operasi ini dilakukan terhadap para penumpang kapal KM Labobar berjumlah penumpang sebanyak 1.187 orang, dengan mengerahkan kekuatan penuh.

Hal  ini juga diharapkan menjadikan ibukota provinsi paling timur Indonesia ini menjadi kota yang wajib dokumen kependudukan yang lengkap (e-KTP).

Diakuinya pula, dari tahun pertama dilakukan operasi Yustisi ini gaungnya hingga ke luar daerah.

Usai melakukan Yustisi, pasukan gabungan kembali bergerak ke ruang terbuka hijau untuk membersihkan lokasi perjudian togel.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga