Safari Ramadhan Pemkot Wujudkan Visi Kota Beriman

Share it:
Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Rasmus D. Siahaya, SH, MM
Jayapura, Dharapos.com 
Dalam rangka mewujudkan visi Pemerintah Kota Jayapura sebagai kota beriman, maka Safari Ramadhan dan buka puasa bersama telah dimasukkan sebagai program rutin tahunan.


“Hal tersebut bertujuan untuk bagaimana menjaga toleransi beragama tetap terpelihara dengan baik sehingga kota Jayapura menjadi kota yang aman dan damai yang dihuni bersama untuk beraktivitas membangun kehidupan bersama," jelas Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Rasmus D. Siahaya, SH, MM saat mewakili
Wali Kota pada acara Safari Ramadhan dan buka puasa bersama,  bertempat di Masjid Nurul Sakinah BTN Atas Puskopad, Distrik Abepura, Senin (20/6).

Turut mendampingi, Asisten I Setda Kota Jayapura, Kepala Dinas Sosial kota dan panitia Safari Ramadhan.

Pada kesempatan itu, Sekda juga menyerahkan bantuan dana bagi pengembangan Masjid Nurul Sakinah, baik itu pembangunan dan rehabilitasi Jalan masjid serta air bersih.

“Walau Wali Kota tidak datang, semoga tidak mengurangi animo berbuka puasa di tempat ini. Dan diharapkan pada Bulan Suci Ramadhan 1437 Hijriah ini, lebih lagi memperkuat kebersamaan kita, untuk menangkal semua pengaruh dari luar baik itu pengaruh yang bersifat agama ataupun penyakit-penyakit sosial masyarakat lainnya,” harapnya saat mengawali sambutan.

Lanjut Sekda, Jayapura adalah kota yang heterogen dimana mobilisasi penduduknya cukup tinggi, dan bersamaan dengan itu pula hadir berbagai penyakit masyarakat.

"Apabila kita tidak menjaga persatuan dan kesatuan serta iman kita, maka kita akan mudah terpengaruh terhadap berbagai masukan dari luar,” lanjutnya.

Salah satu tujuan dari sekian banyak kehadiran Wali Kota dalam acara buka puasa bersama ini merupakan upaya untuk menangkap situasi dan kondisi serta kemauan dan kepentingan masyarakat yang ada.

Dan bukan dilakukan saat ini saja, namun dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dilakukan secara bertahap.

Untuk itu Pemerintah mengupayakan untuk masuk dalam rencana sehingga di tahun-tahun mendatang, semua laporan masyarakat akan direalisasikan.

Diakuinya pula, apa yang telah dilakukan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam kurun lima juga sadari bahwa masih ada kelemahan-kelemahan yang harus dibenahi.

Sekda saat menyerahkan bantuan bagi pengembangan masjid Nurul Sakinah
“Ini juga kan menjadi bagian untuk kita berkumpul bersama di waktu mendatang apabila Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi perjuangan mereka maka kita juga akan bersama dengan mereka untuk melanjutkan pembangunan yang masih belum terselesaikan itu,” akuinya.

Ditambahkan, semua warga yang baik pasti akan ikut mendukung program-program pemerintah yang akan datang walaupun BTM-ALAM pada tanggal 21 Juli nanti akan mengakhiri masa jabatannya.

Tausiah yang disampaikan Ustadz Dr. Miftahul Huda, M.Hi, bahwa bulan puasa merupakan Rukun Islam yang ke 3 dan Bulan suci Ramadhan di kota Jayapura dalam separuh perjalanan tanpa kekurangan satu apapun.

“Kiranya Ini bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain yang ada di Indonesia,” urainya.

Ustadz Miftahul Huda menambahkan memasuki hari ke 15 puasa dalam arti separuh perjalanan pasti diwarnai godaan yang cukup banyak.

“Namun kita harus berdoa agar bisa tetap melanjutkan puasa. Harus tetap istiqomah menjalankan puasa dan amalan sunahnya. Karena Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan yang tidak ada di bulan-bulan lainnya. Dan tidak hanya umat Muslim tapi umat non Muslim juga ikut menikmati keberkahan,” sambungnya.

Diakui Ustadz Miftahul Huda, ada keistimewahan Bulan Ramadhan yakni diturunkannnya Al-Qur'an sebagai petunjuk.

Lebih lanjut, jelas dia, di Kota Jayapura sudah mulai muncul banyak taman pengajian.

“Di Bulan Ramadhan diwajibkan untuk berpuasa, shalat tarawih dan tadaruz. Puasa juga tidak hanya berdampak bagi kesalehan ritual tapi juga kesalehan rohani. Dimana doa orang berpuasa hingga sampai berbuka sangat mustajab,” jelas Ustadz Miftahul Huda.

Ketua Takmir Masjid H. Abdul Rahim Daeng Husein mengatakan kunjungan Sekda dan jajarannya merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi jemaah Masjid Nurul Sakinah atas program ini.

Diakuinya, masjid tersebut baru dibangun tahun 2014 lalu dan ditargetkan harus selesai sebelum Bulan Ramadhan. Namun karena keterbatasan dana sehingga setelah Lebaran barulah pekerjaan dilanjutkan.

“Pembangunan ini sifatnya renovasi karena sudah lebih dari 30 tahun, namun saat dibongkar dan diperbaiki ternyata banyak materialnya yang sudah lapuk sehingga dilakukan pembangunan baru,” akuinya.

Ditambahkannya, penduduk yang berdomisili di BTN Puskopad mencapai 600 kepala keluarga dimana
sekitar 50 persen merupakan Umat Muslim. Dan hubungan mereka dengan masyarakat setempat juga cukup baik.

Begitu pula menyangkut kebersihan semuanya bisa tertangani  dan juga air bersih sudah cukup baik.
H. Abdul Rahim juga secara khusus meminta kepada Sekda yang mewakili Wali Kota untuk dapat melihat jalan yang merupakan akses menuju ke lokasi masjid.

“Kami juga turut mendoakan agar Bapak Wali Kota diberikan kekuatan dan dapat memimpin Pemerintah Kota Jayapura dengan sebaik-baiknya sampai masa akhir jabatannya. Dan kami juga doakan agar 2017 mendatang, kota Jayapura kembali dipimpin BTM,” tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga