Sandra Titihalawa Jabat Kepsek SMA Gabungan Jayapura

Share it:
Proses pengambilan sumpah janji Kepsek SMA Gabungan Jayapura

Jayapura, Dharapos
Sandra Titihalawa, S.Pd, M.Si secara resmi menjabat Kepala SMA Gabungan Jayapura.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Titihalawa didasarkan SK Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Gabungan Nomor. 15/SK/6/2016 yang bertempat di Hotel Horison Jayapura.

Acara pelantikan dilakukan oleh ketua Yayasan SMA Gabungan.

Ketua Yayasan Pendidikan Gabungan Rudolf  Morin, SE, MBA, M.Si dalam sambutannya mengatakan pergantian kepsek merupakan hal yang biasa, dan berlaku di semua organisasi.

“Hal ini dimaksudkan untuk melaksanakan tugas operasional sekolah agar tidak terjadi kekosongan, dimana pejabat kepala sekolah yang lama telah pensiun sehingga, pejabat yang baru harus segera dilantik untuk melanjutkan tugas-tugas pada satuan pendidikan tersebut,” ungkapnya.

Diharapkan dengan dilantik kepsek yang baru yang juga telah lama mengabdi sebagai guru SMA Gabungan, dapat memperbaiki kondisi yang ada. Selain itu juga apa yang telah dilakukan kepsek lama, agar dapat dilanjutkan kepsek yang baru.

“Tentu harus bersinergi dengan semua pihak, baik pihak sekolah, komite dan orang tua bahkan lingkungan sekitar sehingga satuan pendidikan SMA Gabungan akan lebih baik ke depannya. Dan tentunya, sebagai sosok yang masih muda dan kapabilitas,akan membawa SMA Gabungan agar lebih baik lagi,” dorong Morin.

Proses pelantikan oleh Ketua Yayasan.Pendidikan Gabungan
Lebih lanjut, jelas dia, SMA Gabungan merupakan sekolah tertua di Papua, yang telah banyak meluluskan alumni-alumni yang kini mengabdi di Papua bahkan juga menjadi pejabat negara.

Diakui, akhir-akhir ini menjadi redup karena fasilitas, sarana dan prasarana yang tidak memadai sehingga saat ini yayasan yang di pimpinannya mulai lagi mulai lagi melakukan pengembangan.

“Lewat pelantikan kepasek yang baru, maka diharapkan dukungan dan komunikasi dari berbagai pihak untuk memberikan bantuan moril sehingga kepsek yang baru bisa membuat hal yang bermanfaat bagi sekolah,” harap Morin.

Dengan demikian, masyarakat bisa melihat SMA Gabungan sebagai sekolah tujuan, yang nanttinya akan memberikan anak mereka untuk dididik di SMA Gabungan sehingga sekolah ini bisa kembali ke masa kejayaanya.

Pemerintah juga diharapkan untuk turut memberikan perhatian kepada SMA Gabungan, karena tanggung jawab sekolah swasta menjadi tanggungjawab bersama dalam rangka membina generasi  muda Papua untuk menjadi penerus cita-cita bangsa.

Salah seorang pengawas berkesempatan memberikan bunga sebagai cenderamata 
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura dalam sambutan yang disampaikan Kepala Bidang SMA/SMK,
Nurhadi mengungkapkan pergantian kepsek merupakan hal yang biasa yang merupakan satu siklus yang harus dilaksanakan.

“Kepala sekolah merupakan tugas tambahan namun tugas guru untuk belajar harus tetap dilaksanakan,” cetusnya.

Nurhadi juga meminta Titihalawa agar  bekerja dengan hati dimana SMA Gabungan merupakan Yayasan Katolik dan Protestan sehingga betul-betul harus memimpin dengan hati.

Ia pun menitipkan program Disdik yang mana akan ada PPDB online di awal tahun pelajaran, juga akan di lakukan pengenalan lingkungan sekolah untuk pembinaan karakter. Disamping itu, 5 hari sekolah satu hari pembinaan bagi siswa.

“Juga pelestarian budaya Port Numbay, walau SMA gabungan bukan sekolah piloting tapi harus tetap melestarikan buaya-budaya di tanah ini,” pesannya.

Sementara, Kepsek SMA Gabungan Sandra G.Titihalawa menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin SMA Gabungan.

Kepsek baru foto bersama dengan seluruh dewan guru dan staf tata usaha
“Saya harus lebih banyak belajar dan berpikir serta bertindak untuk memimpin SMA Gabungan serta berpikir untuk bagaimana membawa poerubahan yang lebih baik dan menentukan keberhasilan sekolah ini,” ucapnya.

Titihalawa juga minta dukungan dari teman-teman guru sekolah maupun pihak Dinas, para pengawas serta orang tua murid.

Dikatakan, perubahan pertama yang akan dilakukan terkait budaya sekolah sehingga seluruh komponen sekolah membiasakan diri dengan budaya sekolah yang sportif. Begitu pula tertib administrasi keuangan dan aturan.

“Saya yakin bersama rekan-rekan guru, kami akan membawa SMA Gabungan disegani kembali seperti yang dulu,” tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga