SKPD Diingatkan Tak Persulit ULP Saat Proses Tender

Share it:
Doren Wakerkwa
Jayapura, Dharapos.com
Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP melalui Asisten Bidang Pemerintahan, Doren Wakerkwa mengatakan, SKPD di lingkup Pemerintah Provinsi segera memasukan program kerja tepat waktu agar tidak persulit proses tender yang dilakukan Unit Layanan Pelelangan (ULP) nanti.

“Jadi, sekarang sudah masuk bulan ke-6, penerapan anggaran di SKPD berapa persen, ini harus dikaji dan evaluasi ini, pelelangan di ULP belum berjalan dengan baik, ini sangat menghambat progress Gubernur,” katanya kepada wartawan di Jayapura, Rabu (2/6).

Dijelaskan, setiap SKPD harus tepat waktu dalam memasukan kegiatan fisik yang melalui proses pelelangan.

“Inikan sudah mau masuk ke APBD Perubahan, kalau proses pelelangan belum berjalan akan berdampak terhadap pengerjaan proyek, ini yang harus dipikirkan, kenapa pelelangan di ULP tidak berjalan dengan baik, karena pimpinan SKPD kerap lambat dalam memasukan kegiatan yang harus ditender,” ujarnya.

Pelelangan melalui ULP, kata Doren, sesungguhnya membuat penyelenggaraan pemerintahan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Kalau lewat ULP, kan bebas dari KKN, ini yang harus dipikirkan oleh pimpinan SKPD dengan tidak terlambat memasukan kegiatan yang akan dilelang melalui ULP,” jelasnya.

Pihaknya mengharapkan kepada pimpinan SKPD terutama SKPD yang mengelola proyek besar agar dapat membuat gebrakan spektakuler, mengingat saat ini kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, menyisahkan dua tahun masa jabatan, oleh sebab itu perlu ada gebrakan yang dibuat.

”SKPD seperti Dinas PU itu harus bisa membuat gebrakan, membangun apa dan kemudian pak gubernur resmikan, ini yang selama ini tidak berjalan, di PU kan kelola dana besar hingga kini kok tidak ada proyek besar yang diselesaikan di era Gubernur Lukas Enembe,SIP,MH dan Wakil Gubernur, Klemen Tinal,SE,MM,” bebernya.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga