Tak Higienis, Toko Kue BreadTalk di Satpol PP Line

Share it:
Sejumlah petugas Satpol PP Kota memasang garis kuning pengamanan
Jayapura, Dharapos.com 
Tempat penjualan aneka roti BreadTalk yang berlokasi di Mall Jayapura akhirnya disegel sementara waktu.

Penyegelan tersebut dilakukan saat inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Kepala Badan Pelayan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPPTSP) Kota bersama Dispenda Kota Jayapura, Kamis (9/6).

Toko yang menjajakan aneka jenis kue tersebut kedapatan tidak begitu higienis dan terlihat jorok, sehingga akhirnya di pasang Satpol PP Line.

Parahnya lagi, pihak pengelola usaha tersebut menunggak pembayaran pajak. Juga tidak pernah memperpanjang Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang telah habis masa berlakunya sejak 31 Desember 2014.

Kepala BPPTSP Kota,  Johanis Wemben mengaku jika tempat tersebut sangat tidak higienis dan perlu dilakukan pembenahan karena jorok. Sebab jika tidak, maka akan berdampak bagi masyarakat dalam hal ini para konsumen.

Hal ini juga tegas dia, terkait dengan UU Pangan dan Perlindungan Konsumen sehingga harus dilakukan Satpol PP Line, dan penyegelan sementara.
Kepala BPPTSP Kota Jayapura, Johanes Wemben saat sidak di toko kue BreadTalk

Diakui Wemben, sebelum penyegelan, pihaknya telah memberikan peringatan berdasarkan hasil temuan Balai POM yang telah di sampaikan sebelumnya.

Dan pemilik BreadTalk sendiri mengaku akan memfollow-up hasil temuan Balai POM tersebut.

“Namun terbukti dan saat instansi terkait turun ke tempat tersebut ternyata mereka masih memproduksi aneka kue dimaksud,” akuinya.

Selain itu, SITU yang dimiliki telah habis masa berlaku sejak tanggal 31 Desember 2014, ditambah lagi kewajiban pengelola usaha tersebut menunggak pembayaran pajak.

Atas berbagai fakta yang ditemui, Wemben kemudian melakukan koordinasi dengan Kepala Dispenda kota Jayapura, sehingga salah satu Kabid yang turut berada di BreadTalk, ikut melihat kondisinya yang sangat jorok dan menindaklanjuti hasil temuan balai POM.

Pihak pengelola tempat usaha tersebut, lanjut dia, diberikan waktu satu minggu untuk membenahi tempat produksi, membayar tunggakan pajak dan mengurus perizinan baru pada BPPTSP Kota Jayapura.

Ditambahkan pula, pengelola toko roti tersebut juga sudah berulang kali dipanggil Dispenda Kota tapi mereka tetap tidak menggubris hal itu.

“Karena itu, kita berikan waktu satu Minggu untuk memenuhi kewajibannya,” tegasnya.

Pihak pengelola Mall Jayapura dihimbau untuk memberitahukan seluruh pengusaha yang menjalankan usaha di dalam areal pusat perbelanjaan tersebut agar tidak lalai memenuhi kewajibannya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga