Usai Yustisi KTP, Tim Razia Penjual Togel di Sejumlah Lokasi

Share it:
Wali Kota bersama tim penertiban mendatangi lokasi penjualan kupon
togel di depan Kantor Pos Jayapura
Jayapura, Dharapos.com 
Usai memimpin Operasi Yustisi KTP di pelabuhan Jayapura, Wali kota DR. Benhur Tomi Mano, MM kembali memimpin operasi pembersihan para penjual togel.


Wali Kota bersama tim menyusuri lokasi yang menjadi tempat mangkalnya para penjual togel menjajakan kupon putih pada ruang terbuka hijau tepatnya di depan Kantor Pos Jayapura.

Padahal lokasi itu di buat oleh Pemerintah sebagai tempat rekreasi bagi masyarakat kota Jayapura.

Razia pembersihan melibatkan puluhan anggota Dalmas Polres Jayapura Kota, Anggota POM TNI AL dan AD, serta anggota Kodim 1701 Jayapura.

Pantauan media ini, saat tiba di lokasi, orang nomor satu di ibukota Provinsi Papua hanya menemukan dua ibu rumah tangga yang hendak berjualan togel, namun kupon-kupon tersebut masih berada di dalam tas.

Wali Kota yang langsung menghampiri salah satu penjual tersebut mendapati sejumlah kuon togel di dalam tas yang bersangkutan dan langsung diamankan petugas gabungan.

Wali Kota mendapati sejumlah kupon putih didalam tak salah satu penjual togel
Tidak hanya itu saja, meja jualan yang disimpan di atas pohon pun tak luput dari pembersihan.

Ia meminta agar warga yang tinggal di lokasi ruang terbuka hijau untuk tidak menggunakannya sebagai
tempat jual togel karena lokasi itu khusus dibuat bagi keluarga untuk  bermain.

“Mulai hari ini dan seterusnya ruang terbuka hijau harus bersih. Dan apabila dibiarkan maka akan berhadapan dengan Wali Kota dan aparat,” tegas pria yang akrab disapa BTM ini.

Ditambahkan, tempat ini akan di tata dengan baik sebagai arena bermain dan rekreasi keluarga.

BTM juga mengingatkan lokasi tersebut tidak boleh dipakai untuk mengonsumsi miras.

Tim penertiban kemudian juga meninjau pasar Mama Papua namun tidak ditemukan adanya penjualan togel.

Menariknya, dua orang ibu kedapatan sedang menjual togel secara terang-terangan di lokasi pasar Mama. Keduanya mengaku telah meminta izin dari pengelola pasar untuk berjualan togel di tempat tersebut.

“Dua mama ini, mereka mengaku memilih menjual togel dari pada menjual sayuran,” beber BTM kepada wartawan, usai melakukan penertiban., Kamis (2/6).

Wali Kota dan salah satu penjual togel yang terjaring razia
Pengakuan keduanya juga dibenarkan pengurus koperasi di pasar mama jika keduanya lebih memilih menjual togel dibanding sayuran.

BTM kemudian meminta lokasi tersebut dibersihkan dari barang haram itu.

“Di pasar yang berdagang hanya penjual sayur dan tidak boleh ada yang lain,” kembali tegasnya.

Lebih lanjut, jelas BTM, banyak masyarakat yang melapor ke dirinya melalui SMS bahwa sepanjang toko depan Galael setiap sore dipenuhi dengan para penjual togel. Kemudian ditindak lanjuti dengan razia pembersihan para penjual togel.

“Kami akan terus bekerja sama dengan aparat keamanan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat kota Jayapura,” janjinya.

Putra asli Port Numbay ini juga menghimbau kepada warga untuk tidak perlu takut karena kota ini aman dan damai. Dan aparat keamanan juga telah turun di semua wilayah kota agar tidak terjadi gesekan.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga