Usir Tukang Ojek, Polisi Amankan 2 Pemuda Papua

Share it:
Sentani, Dharapos.com
Dua orang Pemuda asal Pegunungan Papua diamankan polisi usai aksi pengusiran 3 tukang ojek dari pangkalannya di BTN Purwodadi Sentani, Jumat (3/6).

Pengusiran tersebut dilakukan pasca aksi demo penolakan organisasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang dilakukan ormas Barisan Rakyat Pembela NKRI pada Kamis (2/6).

Kapolres Jayapura, AKBP. Gustav Urbinas mengatakan, aksi pengusiran tukang ojek ini langsung di lakukan penanganan khusus agar masalah tersebut tidak berkepanjangan yang mengakibatkan gangguan Kamtibmas atau keributan antar suku pegunungan dengan pendatang di Kabupaten Jayapura.

“Jadi, saat ini 2 pelaku sudah diamankan masing-masing, Yomy Kulua (24) dan Etius Kulua (23) setelah melakukan aksi pengusiran terhadap para tukang ojek (Suku Pendatang) pukul 09.00 WIT di pangkalan ojek BTN Purwodadi,” ungkapnya.

Aksi pengusiran terhadap para tukang ojek di pangkalan BTN Purwodadi yang mayoritas suku pendatang ini sempat memicu terjadinya keributan antara masyarakat suku pendatang dengan suku pegunungan.

Dijelaskan Kapolres, kronologis terjadi pengusiran ini sekitar pukul 09.00 Wit dimana para korban (tukang ojek), Teguh Budi Santoso (32), Totok Hartono (31) dan Subakir (51)  bersama saksi Ngatono (55) serta Irwan alias Iwan (21) sedang mangkal di Pangkalan ojek di BTN Purwodadi Sentani.

Saat mereka sedang menunggu penumpang, tiba-tiba datang masyarakat suku pegunungan sebanyak tiga orang menghampiri mereka.

Kemudian salah satu dari pelaku  bertanya kepada korban dan saksi dengan mengelurkan kata – kata yang memancing kemarahan.

"Kenapa kamu ojek di sini kamu pergi sana, kenapa kemarin kamu tidak ojek kok ikut demo," paksanya.
Setelah itu pelaku mengambil helm milik korban Teguh Budi Santoso, kemudian para korban dan saksi pergi meninggalkan pelaku menuju ke Pangkalan ojek Purwodadi dekat mesjid Al- Hijrah.

Lebih lanjut, kata Kapolres, tidak lama kemudian pelaku kembali menghampir korban dan terjadi aksi keributan antara pelaku dan korban, secara spontanitas korban mengeluarkan badik miliknya yang saat itu berada di pinggang.

“Korban melihat hal tersebut ke 3 pelaku langsung melarikan diri, kemudian korban Teguh Budi Santosa memukul tiang listrik, tiba-tiba pelaku melempar batu ke arah korban dan terjadi aksi pelemparan oleh pelaku dan korban,” ujarnya.

Setelah itu, saksi Ngatono yang beralamat BTN Purwodadi Sentani ini melaporkan kejadian tersebut kepada piket Jaga Pos Pasar Lama Sentani dan pihak kepolisian langsung mendatangi TKP dan langsung melakukan upaya pencarian terhadap pelaku.

Kasat Intelkam Polres Jayapura,  AKP Teguh Santoso bersama anggota Sat Intelkam dan Unit Intel Sektor Sentani Kota tiba di TKP kemudian mengamankan 2 orang pelaku dan langsung dibawa ke Mapolres Jayapura dengan menggunakan mobil Patroli Sabhara untuk di proses.

Untuk mensterilkan situasi yang sempat memanas, anggota Piket Polsek Sentani Kota yang dipimpin langsung Kapolsek Sentani Kota Kompol Anthonius Paebesi di dampingi Kasat Lantas Polres Jayapura IPTU Matheus Tanggu Athe, SH tiba di lokasi TKP.

“Saat ini situasi dan kondisi di Kabupaten Jayapura aman dan terkendali,” ujarnya.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga