Wali Kota dan Pangdam XVII/Cendrawasih Tinjau Infrastruktur TMMD

Share it:
Wali Kota  dan Pangdam XVII Cenderawasih saat meninjau proyek TMMD 
di Distrik Muara Tami
Jayapura, Dharapos.com
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM bersama  Panglima Kodam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI. Hinsa Siburian meninjau sejumlah infrastruktur yang dibangun di wilayah Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Selasa (1/6).

Dipusatkan di kampung Skouw Sae, Skouw Yambe dan Skow Mabo, keduanya meninjau langsung beberapa proyek infrastruktur yangdi kerjakan oleh Kodim 1701/Jayapura  melalui program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang merupakan program TNI di seluruh Indonesia.

Sebelum meninjau, Pangdam menutup program tersebut melalui satu upacara penutupan TMMD yang telah berlangsung selama 1 bulan.

Wali Kota mengatakan program TMMD telah menunjukkan bahwa TNI adalah pelindung rakyat.

Karena apa yang dilakukan di wilayah Kota Jayapura sangat menyentuh dan kebutuhan masyarakat terlayani dimana salah satunya adalah pembangunan rumah pastori bagi hamba Tuhan," ungkapnya usai meninjau.

Karena dengan adanya pembangunan rumah pastori tersebut, maka pendeta yang dulunya tinggal berjauhan, kini dekat dengan gedung gereja bahkan bisa juga dengan jemaat Skouw Sae.

Begitu pula dengan adanya pembangunan kantor Bamuskam, di kampung Skouw Yambe.

“Kota Jayapura memiliki 14 kampung akan tetapi kantor Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam, red)  baru di bangun di kampung Skouw Yambe. Sehingga nantinya kampung lain akan di dorong untuk pembangunan kantor yang sama agar tidak saling iri,” tandas Wali Kota.

Jelasnya, kantor Bamuskam ini nantinya akan mengawasi jalannya roda pemerintahan, pembangunan dan bimbingan kemasyarakatan kampung bersama ondoafi.

Ditambahkan, ada tiga hal yang ditata di kota ini, khususnya di daerah perbatasan yakni pengaman daerah perbatasan agar aman.

Selain itu juga, akan didorong di daerah perbatasan yakni infrastruktur jalan, jembatan dan air bersih serta pelayanan listrik 24 jam melalui kerja sama dengan PT. PLN Papua dan Papua Barat.

“Demikian pula dengan program pemberdayaan ekonomi rakyat," sambung pria yang akrab disapa BTM ini.
Ketiga program ini, lanjut dia, akan didorong melalui dana pemberdayaan distrik, dana DP2K, agar ekonomi masyarakat di kampung bisa tercukupi.

Ia juga menambahkan, dengan terbangunnya jembatan termegah yang direncanakan selesai 2018 mendatang , maka jarak tempuh ke kawasan Muara Tami akan semakin dekat.

“Dan nantinya juga wilayah Muara Tami akan dikembangkan menjadi kota metropolitan, dimana saat ini telah didesain kotanya, karena 30 persen masyarakat kota Jayapura ada di Muara Tami,” tambahnya.

Walikota dan Pangdam saat berada di rumah pastori Skouw Sae
Muara Tami juga akan dikembangkan menjadi kawasan agro minapolitan, daerah pertanian dan juga sebagai daerah penghasil beras. Bahkan kini telah ditanami Buah Merah seluas 100 hektar untuk mendukung program Gubernur Papua.

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di ibukota Provinsi Papua ini menyampaikan apresiasi dan ucapan terimah kasih kepada Pangdam XVII/Cenderawasih yang telah membantu Pemkot khususnya dalam sisi infrastruktur serta memberikan pemahaman tentang Ideologi bangsa yakni  4 pilar, agar daerah perbatasan tetap aman dan damai bagi semua orang.

Pangdam disaat yang sama mengunkapkan program TMMD ini bersifat nasional yang di laksanakan di seluruh Indonesia sesuai amanat KASAD.

Untuk Kodam XVII cendrawasih, selain di kota Jayapura, program ini juga dilaksanakan di Kabupaten Timika, Kaimana dan Kabupaten Sarmi.

Dan untuk tahun 2016, Kodim 1701 Jayapura mengalokasikan dana untuk pembangunan di negeri berjuluk “Port Numbay” ini tepatnya di wilayah Muara Tami dengan harapan, TMMD dapat benar-benar bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Pangdam pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wali Kota, karena kerja sama ini merupakan wujud sinergitas antara Kodam XVII Cendrawasih dengan Pemkot Jayapura.

“Karena kita bekerja bergotong royong dengan Wali Kota Jayapura dimana sebagian tenaga dari anggota TNI, masyarakat dan dana sebagian juga dari Pemerintah Kota Jayapura,” ucapnya.

Lebih lanjut,  ditegaskan pria asal Tanah Batak ini bahwa  tujuan akhir dari program TMMD, yaitu bagaimana TNI dengan rakyat merasa satu manunggal. Karena dengan kemanunggalan TNI dan Rakyat maka negara akan maju dan kuat.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat Papua, khususnya generasi muda, agar mulai berpikir untuk bagaimana mengisi kemerdekaan yang sudah ada.

“Tuhan telah memberikan kita talenta masing-masing artinya yang kuliah maka kuliahlah yang benar. Karena hasil dari kuliah adalah para pemuda Papua,  bisa menjadi seorang pejabat yang akan membangun Papua ini ke depan dan menyejahterakan masyarakat,” tukas Jenderal berbintang dua ini mengakhiri sambutannya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga