Wali Kota Tegur Keras Kepala SMKN 2 Jayapura

Share it:
Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM
Jayapura, Dharapos.com
Kepala SMK Negeri 2 Kota Jayapura, Elia Waromi akhirnya mendapat teguran keras.

Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat membuka Pentas Budaya Port Numbay yang digelar Pemerintah Kota melalui Dinas Pendidikan Kota Jayapura, bertempat di PTC Entrop, Sabtu (11/6).

Teguran keras tersebut merujuk pada sikap Waromi yang dinilai secara sengaja membuat pengelompokan terhadap para guru di lingkup sekolah yang dipimpinnya.

“Selaku kepala sekolah, anda tidak boleh memisahkan ini guru-guru BTM, lalu ini guru-guru orang Serui. Tindakan seperti ini tidak boleh dilakukan  karena anda adalah guru yang cerdas, pintar dan bisa membedakan mana yang baik dan yang tidak baik,” kecam Wali Kota.

Menghargai budaya di suatu daerah itu sangat penting, sehingga siapa pun dia yang tinggal di atas tanah dan negeri ini, baik dari suku maupun etnis manapun harus menghargai nilai-nilai adat  dan budaya yang ada di negeri berjuluk “Port Numbay” ini.

“Siapa pun yang datang ke kota ini, dan yang telah bekerja serta menyekolahkan anak -anak di negeri ini, dia pun berhak menduduki jabatan sebagai kepala sekolah tanpa memandang dia asal dari etnis atau suku mana,” cetus Wali Kota.

Karena itu, Wali Kota kembali mengingatkan Kepala SMKN 2 Jayapura untuk menghargai anak-anak negeri Port Numbay dan tidak membuat gerakan tambahan.

“Jangan buat gerakan tambahan. Selaku Kepala Sekolah yang berasal dari Serui harus bisa menghargai orang Tobati yang punya tanah dan negeri ini. Begitu pun sebaliknya apabila saya tinggal di Serui maka saya juga akan menghargai tatanan adat di sana,” kembali tegasnya.

Waromi juga diingatkan untuk bersyukur kepada Tuhan karena telah dipercayakan menjadi Kepala SMKN 2 Kota Jayapura sehingga tidak lupa diri atas jabatan yang dipercayakan kepadanya.

Pada kesempatan itu, putra asli Port Numbay ini juga meminta Kepala Disdik Kota Jayapura untuk mengingatkan yang bersangkutan agar menjaga sikap dan tindak tanduknya.

Orang nomor satu di ibukota provinsi paling timur Indonesia ini kembali mengingatkan bahwa Kota Jayapura aman dan damai sehingga di setiap momen dan kesempatan, dirinya selalu berdiri mewakili para Ondoafi dan anak-anak yang ada di negeri ini untuk menyampaikan hal tersebut kepada siapa saja.

“Dan saya juga tidak akan tinggal diam untuk berbicara keras kepada orang-orang yang tidak tahu adat di negeri dan tanah kami,” tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga