Wali Kota Minta Umat GKI Harus Jadi Terang dan Berkat

Share it:
Wali Kota DR Benhur Tomi Mano, MM
Jayapura, Dharapos.com 
Umat  GKI  di tanah Papua terlebih khusus yang tinggal kota Jayapura harus menjadi terang, contoh dan pembawa berkat di atas negeri berjuluk “Matahari Terbit” ini.

"Mari kita jaga kota  ini menjadi tanah yang aman dan damai bagi semua orang," ungkap Wali kota DR. Benhur Tomi Mano, MM, pada acara pembukaan Rapat Kerja Ke-III dan Prasidang Klasis GKI Kota Jayapura yang berlangsung di gedung gereja GKI Jemaat Eden Base'G, Kamis (2/6).

Dikatakan, Kota Jayapura merupakan rumah GKI sehingga perlu di jaga dengan baik.

“Jangan sampai kita menjadi pembantu atau pencuci piring di rumah ini karena ulah oknum-oknum yang semakin nampak. Mereka-mereka yang tidak bertanggung jawab dan yang ingin memporak-poranda negeri yang sudah baik, aman dan damai ini,” cetusnya.

Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Albert Yoku
Untuk itu, sebagai warga Pemerintah, GKI tidak boleh menutup mata atas fakta ini “Mari kita berdoa dan bekerja untuk menjaga rumah kita dengan baik,” ajaknya.

Sebagai warga GKI, pria yang akrab disapa BTM ini pada kesempatan tersebut meminta kepada seluruh peserta Raker untuk menjaga kota ini.

“Karena kota ini merupakan rumah, istana dan honai kita semua,” tandasnya.

Diakui, masyarakat yang ada di 14 Kampung kini semakin termarginalkan, tersingkir akibat dampak dari pembangunan namun Kota Jayapura akan terus berbenah sesuai dengan visi Pemerintah yaitu mewujudkan “Kota Beriman”.

Ketua Klasis GKI Kota Jayapura, Pdt. Wellem F. L. Itaar, STh, MH
BTM juga mengapresiasi Ketua Sinode GKI dan Ketua Klasis GKI Jayapura yang telah menyatakan dukungan untuk memberikan atau mengeluarkan izin prinsip IMB untuk pembangunan RS Siloam di pusat kota Jayapura.

Karena itu, tegas dia, GKI tidak boleh pecah sebagai yang telah terjadi pada sinode-sinode lain yang telah terpecah.

“Mari kita jaga kapal besar ini jangan sampai ada yang keluar. Kita bersatu untuk menjaganya dengan baik agar kapal besar ini tidak pecah. Mari kita bersatu sebagaimana moto Pemerintah kota Jayapura " Satu Hati Membangun Kota Untuk Kemuliaan Nama Tuhan,” imbuh BTM.

Kota Jayapura, lanjut putra asli Port Numbay, dibangun dengan simbol “Taman Eden Buatan” sebagaimana yang sering diucapkannya.

“Biarlah orang yang tinggal di kota ini adalah orang-orang yang berhati baik, penuh kasih sayang, dan saling mengasihi satu dengan yang lain,” tukasnya.

(HAR)


Peserta Rapat Kerja Ke-III dan Prasidang Klasis GKI Kota Jayapura









Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga