Wawali Akui Belum Tuntas Mengabdi Kepada Masyarakat

Share it:
Wakil Wali Kota Dr. H. Nuralam, SE, M.Si saat buka puasa bersama jamaah Babusaalam
Jayapura, Dharapos.com 
Wakil Walikota Dr. H. Nuralam, SE, M.Si mengakui jika apa yang dilakukan Wali Kota bersama dirinya selama 5 tahun memimpin Kota Jayapura belum tuntas seluruhnya dalam mengabdi kepada masyarakat.

“Kami 5 tahun sudah bekerja keras, sudah banyak yang kami lakukan namun masih ada yang belum diselesaikan sekalipun kami sudah berupaya keras," akuinya saat Safari Ramadhan dan buka puasa bersama warga RW III, Batu Putih Bawah, Kelurahan Numbay, Distrik Jayapura Selatan, Provinsi Papua, Kamis (16/6).

Kegiatan Safari  Ramadhan yang berlangsung di Masjid Babussalam, turut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota Jayapura,  H. Syamsuddin, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan SKPD,  dan Kepala Distrik Jayapura Selatan serta anggota DPR Papua, Rustam Saru.

Wakil Wali Kota saat menyerahkan bantuan kepada pengurus masjid Babussalam
Pantauan Dharapos.com, warga RW III sangat antusias menghadiri buka puasa bersama Pemerintah Kota Jayapura.

Mengawali sambutannya, Wawali merincikan di tahun 2016, sebanyak 15 masjid menjadi tujuan Safari Ramadhan Pemkot dimana salah satunya adalah Masjid Babussalam.

Lebih lanjut, ungkapnya, lebih kurang 60 penghargaan telah berhasil ditorehkan selama 5 tahun kepemimpinan BTM – ALAM sebagai indikator keberhasilan program pemerintahan.

"Kami selama 5 tahun sudah bekerja keras, hanya tinggal masyarakat yang menilai,” lanjut Wawali.

Pada kesempatan tersebut, pria asli Sulawesi Selatan ini sekaligus  menyatakan akan kembali mengabdi di dunia kampus, sebagaimana aktivitas sebelumnya sebagai seorang akademis murni.

Ia juga mengaku telah pamit kepada BTM untuk kembali ke kampus dimana masa waktu lima tahun dirinya telah menunjukkan loyalitas selama mendampingi putra asli Port Numbay memimpin Kota Jayapura.

Wakil Wali Kota dan unsur Muspida Kota Jayapura
Meski demikian, Wawali menegaskan dirinya tetap siapa jika sewaktu-waktu, BTM membutuhkannya untuk memberikan pandangan ilmu ekonomi.

Di momen ini, ia juga menyerahkan bantuan dana  bagi pengurus masjid Babussalam.

Sementara Ustad Drs. Alwi Tianlean, MM yang menyampaikan tauzia mengatakan, puasa adalah pekerjaan yang amat berat maka diperlukan iman seseorang untuk menjalaninya. Karena ibadah puasa adalah bagaimana setiap umat belajar mengendalikan diri.

“Dimana kita dalam hidup ini kita menghadapi peran kecil dan besar yaitu jihad melawan hawa nafsu dalam diri kita sendiri,” urainya.

Ustad juga mengingatkan ada dua hafa nafsu yaitu hawa nafsu yang sifatnya pantang kerendahan maunya tinggi serta nafsu sifat pantang kekurangan.

“Maka di bulan suci ini, kita harus berusaha menghilangkan hawa nafsu kita,” pesannya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga