Lippo Group Konsen Bangun Sektor Kesehatan di Tanah Papua

Share it:
Konsultan Lippo Group,  Aria Hadikus
Jayapura, Dharapos.com
Lippo Group saat ini sangat konsen terhadap pembangunan sektor kesehatan di tanah Papua.

Penegasan tersebut disampaikan Konsultan Lippo Group  Aria Hadikus saat peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Siloam GKI di tanah Papua yang dilakukan Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM bertempat di depan Kantor Klasis GKI Jayapura, Sabtu (9/7).

“Lippo sangat konsen terhadap kesehatan dan juga pendidikan dimana dalam lima tahun terakhir kami membangun di daerah timur dan secara khusus di tanah Papua,” tegasnya.

Kehadiran Lippo Group di Tanah Papua, lanjut Aria, bukan yang pertama kali karena sebelumnya, perusahaan tersebut telah hadir di Sorong melalui pembangunan RS Siloam yang rencananya akan di launching pada akhir tahun ini.

Kemudian menyusul yang baru saja dilakukan berupa peletakan batu pertama RS Siloam milik GKI Klasis Kota Jayapura .

Diakui Aria, apabila Lippo, pihak gereja, ondoafi dan masyarakat tidak bergandengan tangan bersama-sama maka hal ini tidak akan mungkin terwujud.

“Dan ada mimpi besar Wali Kota untuk menjadikan Jayapura sebagai kota modern yang setara dengan kota-kota besar di Indonesia,” akuinya.

Jajaran Lippo Group juga berharap Wali Kota, DR. Benhur Tomi Mano, MM yang telah melakukan peletakkan batu pertama pembangunannya untuk  kemudian nantinya juga yang akan meresmikan RS tersebut.

Aria juga mengapresiasi Wali Kota Jayapura karena menjadi satu-satunya kepala daerah yang tercepat yang mengeluarkan izin prinsip.

“Hanya satu bulan, sedangkan rumah sakit Siloam di Bogor, Pemerintah setempat mengeluarkan izin prinsipnya butuh waktu satu tahun,” bebernya.

Lebih lanjut, ungkap Aria, Lippo hadir di Papua bukan untuk mengambil keuntungan tapi membawa berkat bagi Tanah Papua. Sehingga tenaga kerja yang akan bekerja di RS Siloam diprioritaskan dari  masyarakat Papua.

“Nantinya Lippo dan anak-anak Papua akan sama-sama membangun dan sama-sama mengoperasionalkannya,” tandasnya.

Ditambahkan, pembangunan RS ini direncanakan tidak lebih dari dua tahun, hingga sudah bisa di launching dan akan menghabiskan anggaran sebesar Rp200 miliar.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga