Sambutan Wali Kota Warnai Lepas Sambut Satgas Pamtas RI-PNG

Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat menyampaikan sambutan didampingi Pangdam XVII Cendrawasih Mayjen. TNI. Hinsa Siburian pada upacara lepas sambut Satgas Pamtas RI - PNG
Jayapura, Dharapos.com 
Sebagai penghargaan, Panglima Kodam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI. Hinsa Siburian mempercayakan Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM menyampaikan sambutan pada upacara penerimaan dan pelepasan sambut Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG di wilayah Kolakpos REM 172/Praja Wira Yakhti, Rabu (13/7).

Satgas Pamtas yang telah mengakhiri tugasnya dan akan kembali ke kesatuannya masing-masing yaitu Yonif 431/SSP, Yonif 406/Candara Kusuma dan Yonif 411/Raider.

Sementara, Satgas Pamtas yang akan melanjutkan tugas pengamanan perbatasan RI –PNG masing-masing Yonif Linud 700/R, Yonif 122/Tombak Sakti dan Yonif Mekanis 516/CY.

Acara yang dipusatkan di lapangan upacara Makodam XVII/Cendrawasih turut dihadiri seluruh anggota Satgas, serta para perwira TNI dan POLRI.

Pangdam, Mayjen. TNI Hinsa Siburian saat menyampaikan sambutan didampingi Wali Kota Jayapura
Di depan ribuan anggota Satgas yang mengikuti upacara tersebut, mengawali sambutannya, Wali Kota mengucapkan selamat jalan kepada seluruh prajurit Satgas Pamtas yang telah mejalankan tugas pengamanan di sepanjang perbatasan RI – PNG selama 9 bulan.

Satgas Pamtas, lanjutnya, telah memberikan hal-hal positif dalam rangka memajukan dan membangun ekonomi masyarakat di wilayah teritorial Pemerintah Kota Jayapura.

“Penugasan Satgas perbatasan yang lama  telah membantu memberikan rasa aman, nyaman dan ketenangan di tengah-tengah masyarakat. Bahkan tidak bisa dipungkiri banyak pula anggota Satgas Pamtas telah mengajari masyarakat untuk bercocok tanam,” lanjut Wali Kota yang didampingi Pangdam saat memberikan sambutannya.

Di daerah pelosok hingga pedalaman juga banyak anggota Satgas Pamtas turut berpartisipasi mencerdaskan anak bangsa secara sukarela dan ikhlas, dengan mengambil peran sebagai tenaga guru pada sekolah-sekolah yang ditinggali oleh gurunya.

Belum lagi, berbagai upaya untuk ikut mendisiplinkan masyarakat lewat kegiatan pembelajaran baris berbaris di sekolah-sekolah hingga mendirikan pos-pos tengah malam untuk bersama masyarakat menciptakan lingkungan yang aman, damai dan tenteram.

“Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua kegiatan dan program positif yang telah dilakukan oleh Satgas Pamtas bagi masyarakat,” tukasnya.

Wali Kota saat menyematkan tanda Satya Lencana Wiradharma kepada perwakilan Satgas
Di saat yang sama, Pangdam Mayjen TNI. Hinsa Siburian dalam sambutan mengatakan masyarakat Papua khusus yang berada di sekitar perbatasan, sangat mengharapkan kehadiran prajurit TNI Satgas di tengah-tengah kehidupan mereka.

Lebih lanjut, rincinya, perbatasan RI – PNG cukup panjang yang dimulai dari Wutung hingga Merauke dengan jarak lebih kurang 800 KM lebih.

“Karena itu, wilayah perbatasan kita jaga dengan konsep dua sektor yaitu utara dan selatan dimana untuk sektor selatan  di bawah Komando Korem 174. Dan saat ini adalah sektor utara yang saat ini telah menerima batalyon pengganti,” rinci Pangdam.

Wilayah perbatasan darat RI dengan negara tetangga sebagaimana amanat Undang-undang merupakan tugas institusi TNI AD untuk menjaganya.

“Perbatasan merupakan cermin kedaulatan dan keutuhan wilayah, sehingga harus dijaga agar tidak terjadi perubahan tapal batas dan kegiatan illegal seperti penyelundupan yang pada akhirnya akan merugikan Negara,” cetus Pangdam.

Ribuan prajurit Satgas Pamtas saat mengikuti upacara
Ditambahkan, untuk sektor utara, yang terutama dijaga adalah masuknya narkoba, ganja juga penyelundupan minuman keras sehingga sektor ini harus dijaga karena sudah terbukti dari hasil operasi yang dilaksanakan selama ini.

“Sehingga harus dijaga agar tidak terjadi kerugian Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan masyarakat,” tandasnya.

Satgas juga, sambung jenderal asal Tapanuli Utara, akan bertugas melakukan berbagai kegiatan pembinaan teritorial di sekitar perbatasan terhadap masyarakat setempat.

“Sehingga program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah daerah baik Kota dan Kabupaten Jayapura, Keerom serta Pegunungan Bintang bisa kita dukung baik dari segi keamanan maupun juga terliat secara fisik melalui karya bakti,” tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga