Separatis ULMWP Gagal Jadi Anggota Penuh MSG

Share it:
Dubes Desra, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI
Jakarta, Dharapos.com
Kelompok separatis Gerakan Bersatu Pembebasan Papua Barat atau yang dikenal dengan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) gagal menjadi anggota penuh dari Kelompok Negara-negara Melanesia (Melanesian Spearhead Group/MSG).

“Tidak ada tempat bagi ULMWP dalam masa depan MSG,” demikian ditegaskan oleh Dubes Desra, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam keterangan persnya menanggapi kegagalan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menjadi anggota penuh MSG pada KTT Khusus MSG di Honiara, Kepulauan Solomon, Kamis (14/7).

Untuk diketahui, Negara-negara anggota MSG pada pertemuan KTT MSG di Honiara, Kepulauan Solomon pada 14 Juli telah menolak permintaan ULMWP untuk menjadi anggota penuh organisasi subregional tersebut.

Pemerintah Indonesia menyambut baik keputusan negara-negara anggota MSG itu. Sejak awal Pemerintah Indonesia menolak keras adanya kelompok gerakan separatis ULMWP bergabung dalam pertemuan-pertemuan MSG.

Desra menegaskan, hasil itu tidak sesuai dengan harapan kelompok gerakan separatis Papua ULMWP yang meyakini bahwa mereka akan diterima sebagai anggota penuh di KTT Khusus MSG di Honiara.

Hal tersebut juga didukung partisipasi aktif dan lobi intensif Delegasi Indonesia yang juga terdiri atas perwakilan lima provinsi Indonesia berbudaya Melanesia - Maluku Utara, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat - telah berhasil meyakinkan para pemimpin negara anggota MSG untuk tidak menerima lamaran keanggotaan ULMWP.

Selain itu, KTT MSG juga bersepakat untuk membahas lebih lanjut pedoman keanggotaan organisasi tersebut, yang akan diselesaikan pada September 2016 di Port Vila, Vanuatu.

"Tentunya hal tersebut dilakukan dengan menghormati prinsip-prinsip hukum internasional yang mengatur hubungan antar negara, utamanya penghormatan terhadap kedaulatan, nonintervensi terhadap urusan dalam negeri negara lain sebagaimana tertuang dalam Persetujuan Pembentukan MSG," ujar Desra.

Lebih lanjut, Dubes Desra selaku ketua delegasi RI juga menekankan komitmen Indonesia untuk mendorong dan menjadikan MSG sebagai organisasi yang progresif melalui kerja sama pembangunan yang nyata dan dialog konstruktif dalam mencapai tujuan bersama.

Dia juga menyampaikan undangan Pemerintah Indonesia kepada negara anggota MSG untuk berpartisipasi dalam Bali Democracy Forum pada 8-9 Desember 2016.

MSG adalah organisasi kerja sama subkawasan Melanesia yang bertujuan mempromosikan dan memperkuat hubungan perdagangan antaranggota, pertukaran budaya Melanesia, serta kerja sama teknik untuk mencapai pertumbuhan ekonomi, pembangunan berkelanjutan, pemerintahan yang baik, dan keamanan.

Indonesia menjadi anggota asosiasi MSG pada KTT ke-20 MSG di Honiara, Kepulauan Solomon pada 2015, setelah sebelumnya aktif terlibat sebagai peninjau. Saat ini Indonesia mempertimbangkan secara positif untuk menjadi anggota penuh MSG.

Sementara itu, salah satu tokoh muda pemerhati Papua menyambut positif keputusan negara-negara anggota MSG pada pertemuan KTT MSG di Honiara, Kepulauan Solomon pada 14 Juli dengan menolak keinginan kelompok separatis ULMWP menjadi anggota pentuh.

"Saya salut dan apresiasi kepada perwakilan negara-negara MSG atas keputusan mereka terhadap ULMWP. Ini juga sebagai pembuktian kepada dunia bahwa Papua adalah bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia," cetus sumber yang meminta namanya tidak dimuat kepada Dharapos.com, Jumat (15/7).

Olehnya itu, ia pun menyarankan kepada oknum maupun kelompok yang mengatasnamakan dirinya sebagai ULMWP begitu pun dengan KNPB maupun gerakan separatis lainnya untuk berhenti berangan-angan.

"Stop sudah, jangan pernah menghayal atau berangan-angan untuk sesuatu hal yang tidak masuk akal. Karena semua itu tidak akan ada artinya bahkan hanya akan menyusahkan diri sendiri dan saudara-saudara lain yang sudah terlanjur percaya dengan janji-janji anda," himbaunya.  

(rr)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga