Wali Kota Halal Bi Halal Bersama 3 Paguyuban Besar Kota Jayapura

Share it:
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM saat memberikan sambutan
Jayapura, Dharapos.com 
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM bersama tiga paguyuban besar di kota Jayapura masing-masing Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL), Kawanua dan Mahengke Nusa menggelar Halal Bi Halal Bersama, bertempat di rumah jabatan Wali Kota Jayapura, Jumat (15/7).

Halal Bi Halal tersebut dihadiri  kurang lebih 1.500 masyarakat dari ke tiga Paguyuban tersebut baik orang Maluku, Manado maupun Sanger.

Turut hadir juga ketua TP PKK Kota Jayapura, Ny.Christine Mano/L, Sekretaris Daerah Kota Rasmus D. Siahaya, SH, MM, sejumlah kepala SKPD, dan para sesepuh IKEMAL, Kawanua dan Mahengke.

Pantauan Dharapos.com, Wali Kota terlihat begitu kagum atas hajatan yang digelar pasca hari raya Idul Fitri.
Saat keduanya hendak menuju kursi di bagian depan panggung, disambut meriah oleh ribuan masyarakat asal tiga paguyuban tersebut.

Mengawali sambutannya, Wali Kota menyapa ribuan masyarakat hadir  terlebih khusus bagi umat Muslim.

“Saya  atas nama keluarga  mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri I Syawal 1437 Hijriyah, Mohon Maaf Lahir dan Batin,” ucapnya.

Hal ini, lanjut Wali Kota, bukan sekedar basa-basi tanpa makna, tapi selaku Wali Kota, dirinya merasa berkewajiban untuk menyampaikan permohonan maaf menembusi relung hati yang paling dalam kepada umat Muslim dari tiga keluarga besar yang hadir saat ini.

“Jika sekirnya menjelang lima tahun terakhir dalam pelayanan atau tugas-tugas saya yang belum masksimal mohon dibukakan pintu maaf sebab kesempurnaan hanya dari Tuhan, manusia tempat salah dan khilaf. Begitu juga antara kita sebagai keluarga besar tiga kampung dalam pergaulan kita di tengah masyarakat dimana terjadi komunikasi yang kurang berkenan di antara kita, maka bertepatan dengan momen ini, saya mengajak kita semua untuk berjabat tangan, bersalaman dan saling memaafkan,” ajaknya.

Ribuan masyarakat tiga paguyuban saat menghadiri Halal Bi Halal
Apresiasi juga disampaikan atas pelaksanaan Halal Bi Halal yang dikemas oleh tiga paguyuban.

Momen ini, kata Mano, merupakan serangkaian peristiwa spiritual yang perlu disyukuri bersama karena telah usai. Yang sebelumnya diawali oleh umat Muslim dengan menunaikan ibadah puasa Ramadhan, kemudian perayaan Idul fitri hingga Halal Bi Halal untuk saling memaafkan satu dengan yang lain.

Satu bulan penuh umat Muslim menjalankan ibadah puasa Ramadhan menahan lapar dan haus dari terbit hingga terbenamnya matahari selama 30 hari.

Walaupun secara fisik, diakui Wali Kota terasa berat namun secara iman, ibadah puasa dapat dijalankan dengan mudah dan penuh kebahagiaan

Esensi puasa adalah memberikan pembelajaran tentang pengendalian diri dan kesabaran, hidup yang terkontrol serta terbimbing dengan nilai-nilai agama yang luhur, sehingga tercipta sebuah kondisi manusia dengan penuh kedamaian dan kebahagiaan.

“Jika ajaran suci ini dilaksanakan secara baik maka dunia ini menjadi aman dan damai tanpa ada stigma radikalisme yang diamatkan kepada Islam,” urainya.

Wali Kota pun mengakui jika dirinya pernah dikaderkan selama 3 tahun di  Muhammadiyah Abepura sehingga ia pun berani menyampaikan bahwa radikalisme dan terorisme bukan ajaran Islam.

“Ajaran Islam yang di bawakan oleh Nabi Muhammad intinya ada dua hal yang diketahui oleh saya, yaitu kasih sayang untuk semua alam semesta dan budi pekerti atau akhlak manusia harus baik atau beriman kepada Tuhan sang pencipta. Juga harus berakhlak baik kepada sesama manusia tanpa membedakan suku, bangsa dan agama sehingga menjadikan Islam itu indah. Dan saya setuju 100 persen bahwa Islam itu memang indah,“ ucapnya.

Ketua IKEMAL Kota Jayapura saat memberikan makanan khas Maluku kepada Wali Kota
Dan memang setelah dijalankan secara paripurna terbukti bahwa  ternyata Islam di Papua khususnya  di kota Jayapura begitu indah di mana toleransi antar umat beragama berjalan begitu baik dan damai.

"Sehingga hal yang baik ini terus kita lanjutkan di samping memiliki korelasi positif dengan visi Pemerintah Kota yaitu mewujudkan kota Jayapura yang beriman,” tandas pria yang akrab disapa BTM ini.

Ditambahkannya, pengertian beriman dalam dua perspektif yang mana secara vertikal diharapkan penduduk yang mendiami kota Jayapura, adalah orang-orang beriman yang takut dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, serta memiliki hati yang bersih, tanpa iri hati, dengki, fitnah atau kebencian kepada orang lain.

“Sedangkan secara horizontal adalah mewujudkan Kota Jayapura yang bersih, indah, aman dan nyaman dan juga mencintai kebersihan,” tukasnya.

Sebagai tanda kebersamaan, maka pimpinan ketiga paguyuban tersebut memberikan makanan khas daerah masing-masing kepada Wali Kota Jayapura.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga