Wali Kota Jayapura Serahkan Paket Bantuan Bagi Nelayan

Share it:
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM saat menyampaikan sambutan

Jayapura, Dharapos.com 
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM secara resmi menyerahkan Paket Hibah bagi nelayan, pembudidaya ikan dan pengelola hasil perikanan yang bersumber dari dana SPBN, KKP-RI, DAK, Otsus Tahun Anggaran 2016.

Penyerahan berlangsung di Lokasi TPI. Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Selasa (12/7).

Adapun jenis paket bantuan yang diserahkan masing-masing paket bantuan peningkatan produksi usaha nelayan dari sumber Dana Otsus dengan total biaya Rp.655.150.000, paket bantuan peningkatan produksi usaha pembudidaya ikan bersumber dari Dana SPBN dengan total anggaran 421.500.000.

Bantuan tersebut bertujuan untuk mendorong pengembangan usaha budi daya ikan di kawasan minopolitan melalui penerapan cara budi daya ikan  yang baik dan benar.

Selain itu juga, diberikan pula paket bantuan peningkatan produksi usaha pengelola dan pemasaran hasil perikanan yang dananya bersumber APBN, KKP-RI, Otsus dan DAK.

Alokasi pembiayaan dana DAK bidang kelautan dan perikanan Tahun anggaran 2016 dengan besaran anggaran Rp.305.866.000,-

Walikota DR. Benhur Tomi Mano, MM dalam sambutannya mengatakan sudah cukup banyak bantuan yang telah diberikan kepada para nelayan di Kota Jayapura selama lima tahun kepemimpinanya.

“Bantuan yang diberikan bersumber dari dana APBN, DAK maupun Otsus juga diberikan kepada para pengelola pemasaran perikanan kelautan yang ada di kota ini,” ungkapnya.

Bantuan tersebut dibagikan dalam tiga kelompok nelayan yakni, nelayan asli Port Numbay, Papua (Serui, Biak) dan nelayan non Papua.

Kepada tiga kelompok nelayan ini telah mendapatkan perhatian  yang sangat besar dari Pemerintah Kota Jayapura. Karena itu, kepada para penerima bantuan Pemerintah diingatkan untuk tidak menyangkali apa yang telah diberikan selama kepemimpinan BTM - ALAM.

Wali Kota saat menyerahkan bantuan kepada para nelayan
“Tanah dan negeri mencatat dan melihat bahkan Tuhan Yesus juga melihat terlalu banyak bantuan yang saya berikan baik bantuan alat tangkap, maupun sarana dan prasarana pendukung hingga proses pemasaran, pembibitan dan makanan semua di berikan,” tegasnya.

Bahkan, nantinya juga pada Agustus mendatang akan diberikan bantuan serupa dan dirinya akan terus memantau baik yang bersumber dari dana APBN, DAK dan Otsus.

Pada kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa BTM ini juga sekaligus berpamitan karena akan mengakhiri masa jabatan pada tanggal 21 Juli mendatang dan beristirahat selama 6 bulan untuk  kembali memimpin kota ini.

“Sekali lagi saya ingatkan, sudah banyak bantuan yang telah diberikan. Jadi, jangan sampai ada yang mengatakan tidak diberikan maka anda  menipu diri anda sendiri,” kembali tegasnya.

Sarana yang diberikan, agar dapat digunakan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

“Hasil tangkapan bisa juga di jual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga,” imbuhnya.
Pria yang akrab disapa BTM ini juga tengah memikirkan langkah penanggulangan saat cuaca buruk yang berdampak pada minimnya stok ikan sehingga harga pun melambung.

“Yang saat ini saya pikirkan adalah apabila cuaca buruk maka apa yang harus diberikan kepada mereka selama mereka tidak melaut. Dan ada aturan dari Kementrian akan memberikan bantun bagi para nelayan yang tidak melaut saat gelombang besar sebesar Rp.2.500.000,” ungkapnya.

Selain itu, para pembudidaya air tawar dan tambak ikan yang ada di Muara Tami dan Yoka juga diberikan bantuan dari Pemkot.

“Karena perhatian itulah, Pemerintah Kota Jayapura mendapat banyak penghargaan khususnya di bidang kelautan dan perikanan,” tandasnya.

Ditambahkan, Distrik Muara Tami juga telah ditetapkan sebagai daerah minapolitan, dan agro minapolitan sehingga Dinas terkait diminta untuk mengelolanya dengan baik.  Juga tambak ikan di Holtekamp dan Muara Tami juga diberikan bantuan.

Begitu pula Kampung Koya Koso juga telah ditebarkan bibit ikan lele memakai terpal juga daerah Moso.
BTM berkeinginan agar kedua kawasan tersebut menjadi tempat produksi ikan lele di Kota Jayapura.

Dengan pemberian bantuan ini, telah turut menurunkan angka kemiskinan di ibukota Provinsi Papua ini.

“Kepada penerima bantuan saya minta agar dapat menggunakannya dengan baik sedangkan bagi yang belum, saya minta agar tetap mengikuti prosedur dan aturan yang ada,” tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga