Warga Gereja Harus Berkontribusi Dalam Pembangunan

Share it:
Peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja Katolik Kristus Raja (Katedral) Jayapura oleh Gubernur Papua yang diwakili Kepala Biro Kesra dan Kemasyarakatan Setda Provinsi Papua, Naftali Yogi, S.Sos
Jayapura, Dharapos.com
Warga gereja diharapkan mampu berkontribusi dalam pembangunan.

Hal tersebut telah menjadi harapan Pemerintah sebagai momentum yang tepat yaitu dengan turut memberikan bantuan bagi pembangunan gedung gereja.

Demikian diungkapkan oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP, MH melalui Kepala Biro Kesra dan Kemasyarakatan Setda Provinsi Papua, Naftali Yogi, S.Sos saat memberikan arahan dalam kegiatan launcing pembangunan gedung Gereja Katolik Kristus Raja (Katedral Jayapura), Minggu (10/7) pagi.

"Keinginan untuk memiliki gedung gereja itu merupakan komitmen yang harus direalisasikan, oleh sebab itu pada kesempatan kali ini kita hadir disini untuk melaunching pembangunan gedung gereja Katolik Kristus Raja Katedral Jayapura, dengan dasar pijakan sebuah spirit yang dilandasi dengan kebersamaan untuk membangun,” ungkapnya.

Dikatakan, sejatinya pembangunan gedung dapat dilaksanakan dengan pertolongan Tuhan.

”Kita boleh merencanakan tetapi semua akan terjadi dengan pertolongan Tuhan, Dia yang memiliki pekerjaan yang besar dan berkat pertolongan dari Dia,” harap Gubernur.

Menurutnya, Tuhan Yesus selaku kepala gereja tentunya akan menyelesaikan pembangunan gedung gereja dengan kuat kuasa Roh Kudus.

Uskup Jayapura, Mgr. Leo Laba Ladjar, OFM saat memberikan sambutan
”Pada kesempatan ini saya tekankan kita harus bergandeng tangan dalam membangun gedung gereja secara khusus maupun pembangunan secara umum di Papua menuju Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera dengan berlandaskan kasih menembus perbedaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Uskup Jayapura, Mgr, Leo Laba Ladjar,OFM mengapresiasi umat Katolik yang mampu membangun gedung gereja baru.

”Saya pikir ini merupakan tekad dan semangat yang luar biasa dari umat Katolik, saya pernah mengirim proposal kepada salah satu lembaga di Vatikan yang biasanya memberikan bantuan kepada pembangunan gereja, namun karena permintaan dari kita dinilai terlalu besar sehingga pada bulan Oktober nanti baru mereka putuskan. Jadi, saya minta bulan September panitia pembangunan bisa berikan data berapa banyak dana yang dibutuhkan sehingga kita bisa sampaikan kepada mereka,” ujarnya.

Leo Laba Ladjar juga menjelaskan bahwa lembaga tersebut justru mengingatkan pihaknya bahwa di Indonesia dengan konsep Pancasila, negara memberikan bantuan tidak hanya kepada satu agama melainkan semua agama.

”Mereka sampaikan bahwa di Indonesia, Pancasila mengajarkan untuk menghargai semua agama tidak hanya satu agama, jadi pasti Pemerintah pusat dan pemerintah daerah membantu,” jelasnya.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga