6 Atlet Cabor Angkat Berat NPC Papua Terus Berlatih Intensif

Share it:
Para atlet cabor angkat berat NPC Papua saat foto bersama usai berlatih


Jayapura, Dharapos.com 
Sebanyak 6 atlet cabang olah raga angkat berat National Paralympic Commite (NPC)  Papua terus berlatih secara intensif guna mempersiapkan diri menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV Tahun 2016 yang akan berlangsung di  Jawa Barat, Oktober mendatang.

Mereka  telah menjalani Training Center (TC) pusat selama 3 bulan dalam rangka mematangkan kesiapan untuk bertarung di ajang bergengsi tersebut.

Pantauan media ini di lokasi latihan, para atlet terlihat rutin berlatih dengan penuh semangat diperhadapkan pada keterbatasan fasilitas yang ada.

Sementara itu, Ketua NPC Papua Jaya Kusuma (JK) kepada Dharapos.com mengakui, ke 6 atlet angkat berat tersebut sudah menjalani TC pusat selama 3 bulan.

Salah satu atlet angkat berat pria sedang berlatih mengangkat barbel 
Mereka dari kelompok atlet pria masing-masing Gerald Rumbewas yang akan tampil di kelas 105 kg, Parlindungan Simanjuntak (88), Decky Muabuay (72), Oto Itlay (59), dan Matias Sagare yang tampil di kelas 65 Kg. Sementara  satu-satunya atlet perempuan, Elen Nuary akan bermain di kelas bebas 86 Kg plus.

Mereka saat ini menjalani karantina di Grand Youtefa View sembari menjalani TC mereka di lapangan Mandala, Kawasan  Dok V, Distrik Jayapura Utara.

Diakui JK, kendala yang dihadapi para atlet adalah minimnya fasilitas karena masih menggunakan peralatan milik KONI Provinsi Papua bekas atlet PON yang digunakan untuk berlatih setiap hari.

Namun begitu, dirinya tetap optimis, ke-6 atlet yang saat ini dibimbing oleh dua pelatih, bisa mendulang emas pada ajang Peparnas nanti.

JK juga mengakui para atlet angkat berat ini belum bisa meraih medali emas, tapi sudah berhasil meraih perak dan perunggu pada Peparnas sebelumnya. Sehingga diharapkan melalui latihan yang dilakukan secara kontinu saat ini, mereka bisa mendulang emas di Peparnas Jawa Barat nanti.

Satu-satunya atlet angkat berat putri saat berlatih mengangkat barbel
Terkait kondisi kesehatan, menurutnya sangat baik, karena gizi dan istirahat mereka di hotel sangat diperhatikan secara ketat.

Sementara itu, tim pelatih melakukan berbagai pemantapan mendukung kesiapan ke 6 atlet angkat berat tersebut.

“Sejauh ini, persiapan yang tengah dilakukan antara lain pemantapan power dan teknik dalam latihan yang berlangsung dua kali sehari, mulai pagi jam 07.00 -11.00 WIT, kemudian sorenya pukul 15.30 WIT,” urai Asisten Pelatih Jemianus Marian.

Menurutnya, atlet Paralimpik yang diasuhnya kini dalam kondisi baik begitupula konsumsi makanan dan vitamin serta waktu istirahat yang teratur telah menunjang performa mereka dalam latihan terutama dalam tahap persiapan khusus yang tengah berjalan.

“Menu makanan dan vitamin yang dikonsumsi atlet sudah cukup baik, serta istirahat mereka juga nyaman. Secara keseluruhan persiapan sudah sesuai dengan yang diprogramkan pelatih,” tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga