Ekosistem Papua Jaminan Lahirnya Peradaban Baru

Share it:
Hutan Papua
Jayapura, Dharapos.com
Ekosistem Papua beserta keanekaragaman hayati adalah jaminan lahirnya peradaban baru bagi masa depan generasi emas di negeri yang berada di wilayah timur Indonesia ini.

"Hal ini dikarenakan banyak menyediakan oksigen, air, energi, makanan, obat obatan dan sumber identitas kebudayaan Papua," tegas Gubernur Papua Lukas Enembe, di Jayapura, Selasa (6/9).

Ia menekankan, keindahan bentang alami, kekayaan keanekaragaman flora dan fauna serta keragaman budaya Papua merupakan aset strategis penting daerah dan nasional bahkan internasional dalam pengembangan kepariwisataan dan ekonomi kreatif.

"Semua yang hadir di ICBE 2016 nanti, menginginkan agar Papua menjadi pemimpin terdepan bagi seluruh daerah di Indonesia dalam membangun dan mencapai masa depan yang berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia, dengan didasarkan pada pemanfaatan keanekaragaman hayati dan jasa ekosistem secara bijaksana," ucapnya.

Untuk itu, Gubernur mengingatkan pelaksanaan Konferensi Internasional Keanekaragaman Hayati, Ekowisata dan Ekonomi Kreatif di Papua adalah sesuatu momen bersejarah untuk mewujudkan visi Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera menuju peradaban baru.

"Melalui pelaksanaan konferensi ini, kami dengan bangga akan mendeklarasikan, sangat mungkin Papua dapat melakukan pembangunan yang bermutu tinggi secara berkelanjutan dan berkeadilan dengan melindungi, memelihara dan memanfaatkan keanekaragaman hayati secara bijak," imbuhnya.

Konferensi ini, lanjut Gubernur, menjadi penting bagi Papua untuk memberitahukan kepada semua pihak, bahwa Pulau Papua memiliki SDA daratan dan lautan yang luar biasa, yang harus dikelola dan dimanfaatkan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas hidup orang asli Papua agar keluar dari kungkungan ketertinggalan, kemiskinan, kebodohan, keterisolasian, keterbelakangan dan ketidakadilan.

"Dengan didukung generasi Papua yang visioner dan memiliki jiwa kewirausahaan di bidang keanekaragaman hayati, ekowisata dan ekonomi kreatif, saya percaya pembangunan perekonomian dengan pendekatan tujuh wilayah budaya (Papua dan Papua Barat) akan tumbuh dengan baik," tandasnya.

Dia menambahkan, Pemerintah Provinsi Papua telah menetapkan 2016 sebagai tahun investasi.

Untuk itu Gubernur mengajak, melalui konferensi ini semua pihak bergandengan tangan mendukung melalui program dan kerja nyata dibidang keanekaragaman hayati dan ekowisata potensi unggulan Papua guna menggerakkan pariwisata dan ekonomi kreatif yang berbasis di lima wilayah budaya Papua.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga