Hadapi Peparnas 2016, Atlet NPC Papua Matangkan Persiapan

Share it:
Para atlet renang NPC Papua sementara melakukan pemanasan di kawasan Pantai Hamadi, Kota Jayapura
Jayapura, Dharapos.com 
Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) ke XV Tahun 2016 di Provinsi Jawa Barat sudah di depan mata.

Menghadapi itu, atlet National Paralympic Committee (NPC) Provinsi Papua terus mematangkan persiapan melalui Training Center (TC) baik secara terpusat maupun berjalan sebagai persiapan sebelum bertanding.

Tidak hanya itu saja, para atlet yang akan berlaga di 7 jenis cabang olahraga (cabor) terus mendapat suntikan moral dari jajaran pelatih yang terus berupaya memaksimalkan potensi seluruh anak asuhnya demi meraih prestasi tinggi.

“TC berjalan kita sudah dilalui selama tiga bulan sejak Mei - Juli sedangkan TC pusat berlangsung dari bulan Agustus hingga September yang di pusatkan di Kota Jayapura,” terang Ketua NPC Provinsi Papua Jaya Kusuma (JK) di sela-sela pantauan TC Atlet renang di kawasan Pantai Hamadi , Jumat (9/9) pagi.

JK juga merincikan ada 7 cabang olahraga yang akan diikuti oleh atlet NPC Papua di ajang Peparnas Jawa Barat nanti diantaranya cabang atletik, renang, angkat berat, tenis meja, bulutangkis, tenis lapangan kursi roda dan cabang catur.

Dirincikan pula, sebanyak 2 cabor tengah menjalani TC pusat di luar Papua masing-masing cabor tenis lapangan kursi roda di Lapangan Tenis Bintaro Jakarta. Kemudian, untuk cabor catur berlangsung di Medan, karena daerah tersebut memiliki banyak potensi catur.

Sedangkan 5 cabor lainnya menjalankan TC di kota Jayapura.

Ketua NPC Papua, Jaya Kusuma saat memantau TC atlet renang
“TC ini akan masih berlanjut dilakukan sampai dengan bulan Oktober karena tanggal 13 Oktober para atlit akan bertolak dari Jayapura menuju Jakarta dan selanjutnya ke Bandung sebagai lokasi pertandingan,” rinci JK.

Pada masing-masing cabor, dirinya tetap menekankan kepada para atlet untuk disiplin dalam latihan agar bisa meraih prestasi dalam mendulang medali.

Diakuinya, tahun 2016 sebenarnya merupakan tahun keprihatinan bagi NPC seluruh Indonesia termasuk Papua karena NPC sudah berdiri sendiri dan tidak lagi di bawah naungan organisasi manapun.

Hanya, Pemerintah daerahlah yang kemudian menjadi tempat bagi NPC Papua untuk menyampaikan hal ini.

“Kami bersyukur kepada Tuhan karena Pemerintah Provinsi begitu memperhatikan NPC Papua sehingga sampai dengan saat ini kita dapat berjalan dengan baik. Semua ini karena peran serta yang baik serta bantuan dukungan dari Pemerintah Provinsi melalui Gubernur Papua,” ucapnya.

Untuk itu, atas nama Ketua NPC dan juga para official, JK berjanji akan memberikan yang terbaik untuk Provinsi Papua karena perhatian besar yang telah diberikan.

“Kami akan balas semua itu dengan memberikan prestasi terbaik untuk tanah Papua,” janjinya.

JK juga pada kesempatan tersebut, meminta dukungan dan doa restu dari seluruh masyarakat di tanah Papua untuk prestasi NPC Papua yang lebih baik lagi dibanding saat di Riau, tahun 2012 lalu.
Saat itu NPC Papua menepati urutan kelima dari 34 provinsi yang ambil bagian.

Dua atlet renang NPC Papua sementara berlatih 
“Saya juga siap membawa atlet NPC Papua untuk mempertahankan prestasi yang telah diraih  4 tahun lalu bahkan memperbaiki peringkat. Mudah-mudahan tahun ini bisa meningkat ke urutan empat atau ketiga,” tandasnya optimis.

JK kembali secara khusus mengajak masyarakat provinsi di ujung timur Indonesia ini untuk kerja samanya dalam memberikan dukungan kepada atlet NPC Papua agar prestasi dan peringkat atlet menjadi lebih baik.

Diakuinya pula, NPC Papua sempat mengalami kendala dalam melakukan latihan khusus bagi atlet renang karena saat ini tengah berlatih di laut. Hal ini juga dikarenakan standar kolam di kota Jayapura untuk ukuran 50 meter belum tersedia.

“Kami lakukan home untuk renang di Tirta Abepura di mana kolam tersebut hanya memiliki panjang 20 meter sementara kolam renang Ajen Kodam hanya 39 meter. Sehingga jalan keluar yang diambil untuk sesuaikan dengan standar 50 meter maka Pantai Hamadi menjadi pilihan sebagai tempat TC bagi atlit renang NPC,” beber JK.

Meski demikan, ia tetap mensyukuri hal itu, sebab pada saat menjalankan TC di laut maka hal itu sangat baik bagi ketahanan fisik para atlit karena berenang melawan arus.

Hingga saat ini, lanjut JK, fisik atlet seluruh cabang olah raga sangat baik, dan boleh dibilang mereka telah siap tempur.

“Nantinya juga para atlet renang akan uji coba waktu secara nasional apakah mendekati atau bahkan melebihi,” tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga