Rekomendasi Golkar Dipastikan Milik BTM - HARUS

Share it:
Ketua Departemen Pemenangan Pemilu Wilayah Maluku - Papua DPP Partai Golkar Victor May, MP
Jayapura, Dharapos.com
Rekomendasi Partai Golongan Karya (Golkar) dipastikan jatuh ke tangan Bakal Calon Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM, dan pasangannya yang juga Calon Wakil Wali Kota Jayapura Ir. H. Rustam Saru, MM.

Hasil survei yang dikeluarkan Lembaga Survei Indonesia (LSI) sebagai salah satu alasan yang mendasari keputusan tersebut dimana pria yang akrab disapa BTM ini berhasil memperoleh presentase tertinggi dari kader Golkar lainnya yaitu Abisai Rollo (ABR).

Juga merujuk pada hasil survei yang dilakukan DPD Golkar Provinsi Papua, BTM kembali meraih persentase tertinggi terhadap kesukaan masyarakat sebesar 56 persen  sementara ABR hanya 6 persen.

Ketua Departemen Pemenangan Pemilu Wilayah Maluku - Papua DPP Partai Golkar Victor May, MP menegaskan bahwa berdasarkan hasil survei tersebut, maka DPP mengkaji ulang SK yang telah dikeluarkan dengan pertimbangan lembaga survei yang telah ditunjuk oleh DPD 1 Papua.

“Mekanisme yang benar telah dilakukan oleh DPP dalam hal ini Bidang Pemenangan Pemilu dimana bersama Ketua DPP akan menyerahkan rekomendasi kepada Bakal Calon Wali Kota BTM dan pasangannya untuk maju di Pilkada Kota Jayapura 2017 mendatang,” tegasnya, Kamis (8/9).

Direncanakan, rekomendasi dukungan dari Golkar akan diserahkan kepada pasangan yang mengusung jargon BTM - HARUS  ini pada  15 September mendatang di Kota Jayapura usai pelaksanaan Musyawarah Daerah Golkar yang digelar di Provinsi Papua Barat.

Penegasan tersebut juga sekaligus mengklarifikasi  jumpa pers sepihak yang dilakukan oleh Abisai Rollo - Dipo Alam bersama kader Golkar, Lievelien Ansanay dan pengurus DPC Kota Jayapura tanpa berkoordinasi dengan DPP.

Pasalnya, sehari sebelumnya telah dilakukan konfrensi pers oleh Wakil Ketua DPC Kota Jayapura guna mendukung ABR tanpa sepengetahuan DPP.

“Kegiatan tersebut dilakukan berdasarkan  inisiatif DPC Kota Jayapura padahal jumpa pers tidak boleh dilakukan oleh kader karena tidak ada persetujuan dari DPP,” cetusnya.

Bahkan, kader Golkar yang terlibat melakukan jumpa pers tanpa sepengetahuan DPP kini terancam diberikan sanksi tegas secara tertulis.

Dijelaskannya, ada surat tertanggal 2 Juni 2016 namun dalam proses seleksi Tim Pemenangan DPP  tetap menggunakan metode survei untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat.

“Ternyata BTM memiliki persentase tertinggi dalam survei yang dilakukan oleh LSI. Sehingga berdasarkan hasil  itu, DPP menyatakan Benhur Tomi Mano merupakan kandidat bakal calon Wali Kota Jayapura dengan persentase tertinggi,” bebernya.

Golkar lanjut Victor, melalui Tim Pilkada dan DPP Golkar telah melakukan rapat dan mendiskrepsi  SK tertanggal 2 Juni  2016 tersebut dan dinyatakan tidak berlaku.

“Keputusan  Ketua Umum DPP adalah memberikan SK dukungan politik kepada Benhur Tomi Mano yang akan bertarung di Pilkada 2017 dengan menggunakan perahu Golkar,” urainya sembari menambahkan bahwa keputusan ini juga merupakan hasil rapat  DPP Golkar pada 5 September lalu.

Olehnya itu, dihimbau kepada kader Golkar yang ada di Kota Jayapura untuk tenang dengan tetap menjunjung tinggi keputusan DPP sebagai partai yang terstruktur baik tingkat nasional maupun di daerah.

“Kader-kader di manapun harus berpegang ada asas kepatuhan yang berlaku karena ini adalah partai politik dan pengambil keputusan tertinggi ada di DPP,” imbuhnya. Viktor

Kader Golkar juga diinstruksikan untuk mengamankan situasi Kota Jayapura dan apabila ada konflik maka DPP akan mengambil langkah sesuai dengan mekanisme  partai.

DPP juga lanjut Viktor mengingatkan untuk tidak ada lagi kader-kader yang melakukan hal-hal yang mengatasnamakan Golkar karena partai ini terstruktur dan memiliki garis komando yang jelas sehingga apabila ada kader yang melakukan kegiatan di luar dari koordinasi maka akan dilakukan langkah-langkah peneguran baik secara lisan maupun tertulis.

Selaku partai yang saat ini mendukung Pemerintah, diharapkan para kader partai berlambang Pohon Beringin ini untuk turut serta menjaga stabilitas keamanan di seluruh Indonesia termasuk di Papua.

“Apabila ada kader yang melakukan hal-hal yang mengganggu ketenteraman umum di Kota Jayapura maka oknum tersebut akan di copot keanggotaannya dari Golkar,” cetusnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga