Anggaran 2016 Lebih Banyak Terserap pada Kegiatan Bedah Rumah

Share it:
Kepala Dinsos Kota Jayapura, Irawadi
Jayapura, Dharapos.com
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Irawadi mengungkapkan penggunaan anggaran di tahun 2016 lebih banyak terserap pada kegiatan bedah rumah.

"Karena anggarannya bervariasi yaitu Rp 1.4 miliar untuk  12 unit rumah dan semuanya telah diserahkan kepada masyarakat sementara Rp 1,3 miliar diserahkan kepada pihak ketiga untuk menyelesaikan bantuan bedah rumah tersebut," ungkapnya saat dikonfirmasi, di ruang kerjanya, Rabu (28/12).

Selain itu, bantuan sarana dan prasarana rumah ibadah juga telah diserahkan dan menyerap anggaran yang cukup besar berupa pengadaan bahan bangunan di 5 distrik. Juga bahan bangunan yang diberikan oleh Dinas Sosial kepada masyarakat yang kurang mampu sekitar Rp 800 juta.

"Bantuan ini semua ditunjukkan kepada masyarakat yang kurang mampu di mana untuk semua penerima, kita harus melakukan kroscek terlebih dahulu ke lapangan sesuai dengan permohonan yang masuk," sambungnya

Karena sifatnya bantuan, maka mereka harus membuat surat permohonan yang kemudian berdasarkan surat yang masuk dilakukan kroscek oleh tim dari Dinsos. Setelah data valid, barulah bantuan berupa bahan bangunan mulai disalurkan.

Diakui Irawadi,  anggaran program kepada masyarakat di Kota Jayapura agak sedikit berkurang di tahun 2017 mendatang karena terjadi pemangkasan oleh Pempus sehingga berimbas pada Dinsos yang juga ikut terpangkas.

Bahkan, untuk tahun 2017 Anggaran yang diperuntukkan bagi Dinas Sosial Kota Jayapura berkurang hingga 50 persen.

"Untuk itu, masyarakat jangan merasa kecewa atau merasa tidak diperhatikan karena Pemerintah kota bukannya tidak memperhatikan tapi karena adanya kebijakan pemangkasan anggaran," bebernya.

Meski demikian, hal ini juga bukan menjadi satu alasan untuk Pemkot tidak memperhatikan masyarakat namun pemerintahan tetap berupaya untuk menyejahterakan masyarakat meskipun dalam batas-batas tertentu.

Irawadi menambahkan, Dinsos Kota Jayapura juga diberikan beban atau tugas tambahan yaitu menyalurkan bantuan penyelesaian studi dari Dana Hibah Wali Kota sebesar Rp 1 miliar.

"Bantuan ini sudah disalurkan kepada mahasiswa Port Numbay melalui rekening masing-masing. Dimana bantuan tersebut merupakan program afirmatif Pemerintah kota khusus kepada mahasiswa Port Numbay.
Sedangkan untuk mahasiswa Papua lainnya juga ada melalui Dinas Pendidikan dan Keuangan," tambahnya.

Jumlah penerima bantuan Dana Hibah di tahun 2016 ini sebanyak 408 mahasiswa dimana rata-rata 1 mahasiswa diberikan sebesar Rp 2,45 juta.

"Bantuan ini diberikan setiap tahun oleh Pemerintah kota Jayapura," tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga