Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Ajang Silaturahmi KKIG

Share it:
Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1438 H Tahun 2016 yang turut dirayakan seluruh KKIG di tanah Papua dipusatkan di Kota Jayapura, bertempat di kediaman Ketua KKIG Provinsi Papua, Sabtu (17/12)
Jayapura, Dharapos.com 
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi ajang silaturahmi Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Kota Jayapura.

"Hal ini tentu merupakan upaya untuk meneladani Nabi Besar Islam yang kini telah terlihat dilakukan oleh KKIG setiap tahun,“ demikian di sampaikan Ketua KKIG Provinsi Papua, Merlan Uloli, dalam rangka memaknai momen perayaan dimaksud.

Perlu diketahui, momentum peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1438 H Tahun 2016 yang turut dirayakan seluruh KKIG di tanah Papua di pusatkan di kota Jayapura, bertempat di kediaman Ketua KKIG Provinsi Papua, Sabtu (17/12) pekan kemarin.

Dengan tema "Dengan Keteladanan Rasulullah SAW Kita Perkuat Ukhuwah Islamiah".

"Kami dari Kerukunan Keluarga Gorontalo telah melaksanakan peringatan Maulid Nabi Besar Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan juga dengan pengajian rutin," jelasnya.

Pada acara Maulid tersebut juga diisi dengan ceramah yang disampaikan oleh Ustad Haji Nur, S.Ag.

Dalam ceramahnya, Ustad lanjut Merlan, menekankan betapa pentingnya silaturahmi namun ia mengingatkan agar hal itu tidak dinilai dari uang.

Ustad Haji Nur, S.Ag
Kepada keluarga Gorontalo di Kota Jayapura, Ustad juga mengajak untuk selalu meringankan langka dalam rangka memenuhi setiap undangan yang sampaikan kepada masyarakat KKIG, karena hal ini juga tentu untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan.

"Jangan dinilai dengan uang artinya karena kegiatan keagamaan ini memang tidak mendapat apa-apa sehingga enggan melangkah kegiatan tersebut. Kita harus meringankan langkah untuk datang ke undangan kerukunan untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan," imbuh Merlan.

Karena menghadiri acara tersebut adalah juga bagian dari ibadah.

"Kemudian juga bisa mendapatkan rezeki tentu bukan harus dengan uang akan tetapi dengan banyaknya saudara, teman dan bertambah juga silaturahmi. Hal ini merupakan berkah dan rezeki yang tidak bisa dihargai dengan uang dan itu merupakan makna dari Maulid tersebut," tandasnya.

Selaku Ketua Kerukunan, Merlan menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi seluruh pengurus yang selama ini sudah bekerja dengan sukarela untuk meluangkan tenaga, waktu hingga materi untuk acara-acara KKIG.

"Khusus untuk program KKIG di tahun 2017, kita akan menghadapi peringatan 23 Januari yaitu Hari
Patriotik yang diperingati oleh seluruh warga Gorontalo yang berada di seluruh Indonesia. Dimana momen ini merupakan hari bersejarah bagi orang Gorontalo karena telah berhasil mengusir penjajah dari wilayahnya," jelasnya.

Fakta sejarah itu yang kemudian diperingati oleh seluruh warga Gorontalo.

Ia juga menghimbau kepada seluruh DPC KKIG yang ada di Kabupaten Biak, Timika, Jayapura, Merauke, dan Kabupaten Nabire agar bisa memperingati hari patriotik di masing-masing daerah pada 23 Januari mendatang.

"Peringatan ini juga memberikan pengetahuan bagi  anak-anak kita sehingga mereka juga bisa mengetahui dan mengenal sejarah tersebut dari negeri asal mereka," tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga