Sekolah di Kota Jayapura Diwajibkan Ikut Program Berwawasan Lingkungan

Share it:
Jayapura, Dharapos.com
I Wayan Mudiyasa, S.Pd, MM.Pd 
 

Pemerintah Kota dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Jayapura berharap agar seluruh sekolah dari semua jenjang yang ada di wilayah tersebut wajib mengikuti sekolah berwawasan lingkungan.

"Untuk Kota Jayapura, sekolah yang sudah mendapat penghargaan Adiwiyata dari Pemerintah pusat hampir mencapai 60 persen sementara yang lainnya tinggal melaksanakan,” ungkap Kepala Disdik setempat, I Wayan Mudiyasa, S.Pd, MM.Pd, saat dikonfirmasi, baru-baru ini.

Meski demikian diakuinya, kalau tahun ini, dari 5 sekolah yang dipilih untuk mengikuti Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional, hanya satu sekolah yang lolos penilaian yaitu SMP Negeri 11 Jayapura.

"Itu artinya sekolah yang mengikuti program Adiwiyata di tahun 2016 ini mengalami penurunan untuk sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan," akuinya.

Sementara dari sisi akademis, sekolah-sekolah yang ada tetap komitmen untuk menjadikan  Kota Jayapura sebagai Kota Pendidikan dan hal itu dibuktikan dengan hasil nilai tertinggi Ujian Nasional di tahun 2016 dan didukung peserta didik dari jenjang SD sampai SMA/SMK

Meski diakuinya pula, masih banyak masalah yang harus dihadapi pihaknya dalam upaya memajukan pendidikan di negeri berjuluk Port Numbay ini.

"Yang paling mengerikan bagi Pemerintah kota adalah maraknya peredaran narkoba hingga ke  lingkungan sekolah," beber Wayan.

Dan menyikapi itu, Pemkot dalam hal ini Disdik Kota Jayapura juga telah melakukan kerja sama dengan BNN Papua.

"Namun akibat kurangnya pengawasan dari pihak sekolah sehingga barang haram tersebut bisa lolos masuk ke lingkungan sekolah," akuinya.

Dalam bulan Desember ini saja, ada satu sekolah yang di temukan ada narkoba yakni SMK 3 Jayapura, dimana sejumlah oknum siswa secara terang-terangan menggunakan barang haram tersebut.

"Hal ini tentu akan menjadi evaluasi kami di Dinas Pendidikan," cetusnya.

Wayan juga menambahkan jika pihaknya telah membangun komitmen dan kerja sama dengan semua pemangku kepentingan di sekolah baik kepala sekolah, wakil kepala sekolah, kesiswaan, pembina dan pengurus OSIS maupun guru piket.

"Komitmen ini adalah untuk membatasi ruang gerak dari pengedar narkoba yang selama ini bisa lolos masuk ke lingkungan sekolah. Dan di tahun 2017, Dinas Pendidikan akan lebih ekstra dalam upaya menangkal peredaran barang haram tersebut," tegasnya.

Dan mendukung itu,  BNN dan Kepolisian akan diundang ke sekolah- sekolah guna memberikan sosialisasi kepada peserta didik.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga