BP Klasis Jayapura - Nabire GPI Papua Gelar RAKERSIS dan RAKERPEL

Share it:
Penjabat Wali Kota saat membuka RAKERSIS dan RAKERPEL BP Klasis Jayapura-Nabire GPI Papua  
Jayapura, Dharapos.com 
Badan Pekerja (BP) Klasis Jayapura-Nabire Gereja Protestan Indonesia (GPI) Papua melaksanakan Rapat Kerja Klasis (RAKERSIS) dan Rapat Kerja Pelayanan (RAKERPEL), Minggu (15/1).

Kegiatan yang berlangsung di gedung Gereja GPI Jemaat Elim Abepura tersebut adalah dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan pelayanan yang telah berlangsung selama 2016 serta menyusun program dan anggaran tahun pelayanan 2017.

Selain Penjabat Wali Kota Daniel Pahabol, S.Pd, MM, turut hadir Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Rasmus D. Siahaya, SH, MM, Calon Wali Kota periode 2017-2022, DR. Benhur Tomi Mano, MM serta Kapolda Papua Irjen Pol. Paulus Waterpauw.

Pahabol dalam sambutan pembukaan, mengatakan pelaksanaan raker harus dimaknai  sebagai wahana penting dan strategi, bagi peletakan landasan visioner realisasi  program kerja PI Papua ke depan.

"Tahun ini kita akan membahas permasalahan yang kita terkait pelayanan gereja GPI Papua Klasis Jayapura- Nabire dimana dalam setiap pelayanan pasti mengalami susah dan senang, manis pahitnya pengalaman-pengalaman. Begitu pula  ada yang puas dan ada tidak puas bahkan mungkin saja ada tersimpan rasa benci diantara sesama saudara," urainya.

Penjabat Wali Kota saat menyematkan tanda peserta
Akibatnya terjadi ketidakharmonisan antara badan-badan di dalam anggota jemaat atau dengan yang bukan anggota Jemaat dan yang mungkin masih tersimpan di dalam hati.

"Untuk itu, kita harus kumpulkan semua permasalahan dalam pelayanan tersebut dan kita bahas pada rapat kerja hari ini," cetus Pahabol.

Adanya kecurigaan-kecurigaan terhadap penyimpanan uang diakui Pahabol juga sering memicu terjadinya perselisihan hingga menimbulkan perpecahan dalam persekutuan.

Dan itu terjadi, bukan saja terhadap jemaat atau unsur-unsur dalam jemaat saja akan tetapi para pelayan juga yang kemudian membentuk kelompok-kelompok dalam pelayanan, sehingga terjadi ketidakharmonisan.

Untuk itu, Pahabol kembali meminta agar semua persoalan yang terjadi segera diselesaikan sehingga terjalin keharmonisan antara sesama pelayan dan menjadi contoh dan panutan bagi anggota Jemaat.

Lebih lanjut, jelas Pahabol, RAKERSIS dan RAKERPEL yang diselenggarakan oleh  klasis Jayapura Nabire GPI Papua, guna membahas permasalahan pelayanan selama 2016 dan hasilnya nanti akan dibawa pada pelaksanaan sidang Sinode ke-IX Tahun 2018 untuk ditetapkan sebagai keputusan.

Ketua Panitia Rocki Bebena saat menyampaikan laporannya
Panitia juga diminta agar dalam mempersiapkan materi harus bermakna dan menghasilkan wujud nyata di anggota jemaat masing-masing.

Pahabol juga memberikan apresiasi atas kemandirian dalam Jemaat karena ini yang diharapkan oleh  gereja serta menjaga keharmonisan dengan denominasi gereja-gereja yang lain agar menjadi panutan dan contoh untuk bangsa ini.

Terkait dengan pelaksanaan RAKERSIS ini, ia juga berjanji untuk membantu proses ini karena tentu Pemerintah selalu bersinergi dengan gereja.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Umum Sinode GPI Papua, Pdt. J. Salu, M.Th mengungkapkan merupakan tahun kerja dan pelayanan yang kelima untuk periode kerja dan pelayanan Badan Pekerja Sinode dan Badan Pekerja Klasis periode 2013-2018.

Ini merupakan tahun terakhir dalam pelaksanaan tugas periode yang dipercayakan.

"Itu berarti Rapat Kerja Klasis kali ini menjadi yang terakhir di tahun 2017 untuk selanjutnya Januari 2018 akan diselenggarakan Sidang Sinode dan Sidang Klasis. Karena itu, saya berharap agar keadaan ini tidak menyurutkan semangat kita sehingga membuat RAKERSIS jadi terkesan tidak serius," urainya.

Jemaat dan para tamu undangan
Lebih lanjut, jelas Salu, telah digariskan secara bersama-sama untuk program kerja tahun 2017 sebagai implementasi penyusunan program 5 tahunan di tahun terakhir sebagai upaya untuk merumuskan program sinode 5 tahun yang mestinya dapat diimplementasikan pada RAKERSIS dan RAKERPEL kategorial saat ini.

Untuk itu, RAKESRSIS kali ini diharapkan dapat berlangsung dalam menalar segala macam persoalan pelayanan gereja di lingkup klasis masing-masing secara khusus Klasis Jayapura-Nabire.

Ketua Panitia Rocki Bebena dalam laporannya mengatakan, RAKERSIS dan RAKERPEL bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pelayanan yang telah dilaksanakan pada tahun 2016 serta menyusun program dan anggaran tahun pelayanan 2017.

RAKERSIS dan RAKERPRL diikuti 142 peserta yang terdiri dari BPS sebanyak 1 peserta, BPK (11) BPPG Klasis (4), Kompel-kompel (100), panitia sidang sinode (3), Jemaat GPI Papua Elim Abepura (8), Jemaat GPIB Papua Bukit Zaitun (5), Jemaat GPIB Papua Anugrah (5) dan GPI Papua Efrata Nabire (5) serta undangan sebanyak 10 orang.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga