BTM : Seluruh Masyarakat Kota Jayapura Ada di Hati Saya

Share it:
Tari-tarian dari remaja masjid saat menyambut kehadiran BTM - HaRUS di Kelurahan Waena
Jayapura, Dharapos.com
Ketatnya persaingan sejumlah bakal calon di Kota Jayapura sudah terlihat sejak awal dimulainya tahapan proses Pemilihan Kepala Daerah setempat.

Bahkan, proses tersebut harus berujung kepada gugatan hukum demi penegakan rasa keadilan dan kebenaran.

Meski demikian, selaku pihak yang tampil sebagai pemenang, DR.Benhur Tomi Mano, MM tetapi membuka hati selebar-lebarnya kepada semua pihak yang telah berseberangan dengan dirinya.

Pria yang akrab disapa BTM ini mengajak seluruh masyarakat Kota Jayapura tanpa terkecuali untuk saatnya bersama-sama meninggalkan perbedaan pendapat politik dan mulai menatap pembangunan demi kemajuan Kota Jayapura.

Calon Wali Kota BTM saat menyampaikan orasi politiknya
"Kepada para Aparatur Sipil Negara yang sejak awal mempunyai pandangan politik yang berbeda dengan
saya, mari kita semua kembali kepada jalur yang benar. Ini semua demi kepentingan rakyat di negeri yang kita cintai bersama," pekik Calon Wali Kota yang berpasangan dengan Ir. H. Rustan Harus, MM saat melakukan orasi politik dalam kampanye yang digelar di Kelurahan Waena, Perumnas I, Distrik Heram, Jumat (20/1).

Ditegaskannya, pelaksanaan Pilkada Kota Jayapura tinggal menghitung hari. Sehingga tidak perlu ada lagi ego yang dipertahankan, tetapi semua pihak dapat bersama-sama dan bergandengan tangan membangun dan menata kota ini.

"Saudara-saudara harus ingat bahwa tidak ada kata terlambat dan pintu masih terbuka lebar," tegasnya.

BTM juga secara khusus mengajak seluruh ASN asal Port Numbay yang tadinya telah berbelok hati, agar kembali ke jalan yang benar.

"Pintu hati saya dan pintu rumah saya tetap terbuka untuk saudara-saudara sekalian karena saya sangat mengasihi anda semua tanpa terkecuali dan tidak ada tuntutan apa-apa," pekiknya.

BTM - HaRUS saat didampingi Tokoh masyarakat John Kabey dan para kader partai pengusung 
BTM juga dalam orasi politiknya menegaskan bahwa dirinya telah berdiri di atas para-para adat besar Port Numbay  mulai dari keondoafian Tobati - Enggros Herman Hamadi.

"Saya juga telah berdiri di atas tanah Ondoafi Hebeibulu Yoka, juga telah berdiri di atas tanah ondoafi Heram -Ayapo Bapak Enos Deda di Rebali dan hari ini saya berdiri di atas keondoafian Bapak Ramses Ohe. Saya juga telah berdiri di atas tanah keondoafian Sambekra Wake Nafri, juga di atas tanah keondoafian Kayu Batu dan di atas tanah keondoafian Skouw Mabo," kembali tegasnya.

Dan, semua leluhur dan keondoafian telah merestui seorang putra Tabi anak asli Port Numbay menjadi Wali Kota Jayapura.

"Pilkada kota Jayapura adalah Pilkada keluarga,dan tidak akan terjadi permasalahan. Dan kalau ada orang atau pihak yang mengatakan demikian maka mereka bukanlah orang-orang yang tinggal di atas tanah Port Numbay tetapi mereka hanyalah orang-orang yang datang dari luar yang ingin merusak tanah ini," cetusnya.

Warga antusias menyambut kehadiran Paslon BTM HaRUS di Kelurahan Waena
BTM pun berani memastikan dan menjamin bahwa Pilkada Kota Jayapura pada 15 Februari nanti, adalah pesta demokrasi 5 tahunan yang berlangsung aman dan damai untuk masyarakat guna memilih pemimpin yang bersih, yang demokratis dan dipercaya rakyat.

Ia juga menghimbau semua anak muda Port Numbay di 14 kampung untuk turut mengamankan Pilkada yang dilakukan secara serentak bersama ratusan daerah di Indonesia.

"Mari kita amankan pesta demokrasi ini demi memilih putra terbaik tanah Tabi untuk memimpin lima tahun ke depan," tukasnya.

Pantauan media ini, kedatangan BTM - HaRUS yang turut didampingi seluruh tim penenangan baik tim pengusung, relawan dan simpatisan di Kelurahan Waena disambut dengan tari-tarian dan prosesi adat.

Juga dilakukan sosialisasi cara pencoblosan surat suara.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga