Di Papua, Peredaran Uang Baru Mendapat Respon Luar Biasa

Share it:
Pimpinan BI Papua, Joko Supratikto
Jayapura, Dharapos.com
Beredarnya uang rupiah yang baru di Papua mendapat respon luar biasa dari masyarakat.

"Di Papua untuk penerimaan terhadap uang baru cukup bagus, karena melihat dari sosialisasi yang kami lakukan lewat Radio, TV dan lain sebagainya, tanggapan masyarakat sangat bagus dan tidak termakan oleh isu-isu yang beredar," akui Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua, Joko Supratikto, usai digelarnya Edukasi dan Sosialisasi Uang NKRI Tahun Emisi (TE) 2016 kepada sejumlah perbankan yang ada di Kota Jayapura.

Kegiatan tersebut berlangsung di Swiss Bell Hotel, kawasan Ruko Dok II, Selasa (24/1).

Masyarakat Papua, diakuinya, sangat positif menerima adanya penerbitan uang baru tersebut.

"Yang paling diminati adalah pecahan sepuluh ribu bergambar Frans Kaisepo bahkan diperkirakan presentasenya mencapai 22-25 persen," sambungnya.

Supratikto menambahkan untuk masyarakat di wilayah Pegunungan Tengah, pecahan uang sepuluh ribu ke atas banyak diminati namun untuk uang logam kurang begitu diminati.

"Tetapi kami dari pihak BI sendiri tetap berusaha membawa dan memperkenalkan uang pecahan kecil (logam, red) ke wilayah Pegunungan," cetusnya.

Karena dengan adanya program Presiden Joko Widodo tentang BBM Satu Harga maka tentunya per liternya dibutuhkan pecahan uang logamnya sehingga ketersediaan uang kembali tetap ada.

Pada kesempatan tersebut, Supratikto juga mengingatkan pihak perbankan untuk semakin waspada.

"Terutama bagi teman-teman yang bekerja di perbankan khususnya bagian yang berhubungan penerimaan uang setoran harus lebih teliti lagi karena sekarang kualitas modus dari sindikat pemalsuan uang makin hari juga semakin canggih," imbuhnya.

Untuk itu, Supratikto kembali mendorong penggunaan cara untuk menghindarinya baik oleh pihak perbankan sendiri maupun masyarakat dengan cara 3D (Dilihat, Diraba dan Diterawang) agar dapat mengetahui apakah uang itu palsu atau asli.

"Kehadiran uang yang baru ini tentunya sulit untuk dipalsukan karena di lengkapi dengan hektogariso atau unsur pengaman uang," pungkasnya.

(VIAN)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Ekonomi

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga