Disdik Kota : UN 2017 Berbeda dengan Tahun Sebelumnya

Share it:
I Wayan Mudiyasa, S.Pd, M.MPd
Jayapura, Dharapos.com 
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura I Wayan Mudiyasa, S.Pd, MM mengatakan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di tahun 2017 akan berbeda dari tahun sebelumnya.

"Tahun ini akan dilakukan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dengan mata pelajaran untuk jenjang SMP adalah IPS, Agama dan PPKN. Sedangkan untuk jenjang SMA mata pelajarannya PPKN, Sejarah dan 3 mata pelajaran jurusan," rincinya saat dikonfirmasi, di ruang kerjanya, Kamis (12/1).

Untuk mata pelajaran UN SMA, lanjut Wayan, ada perbedaan dimana tahun sebelumnya terdapat 6 mata pelajaran sedangkan untuk tahun ini 2017 hanya 4 mata pelajaran.

Hal ini tentu ada peningkatan pada ujian sekolah terhadap 3 mata pelajaran yang akan menjadi mata pelajaran  USBN.

"Dan tentu nantinya berdampak kepada peserta UN yang akan mengikuti UN sampai 3 kali yaitu ujian nasional, USBN dan ujian sekolah," urainya.

Terkait ujian sekolah kata Wayan, nilainya akan di diberikan melalui rapor, sedangkan USBN nilainya diberikan pada ijazah. Sementara UN yaitu nilai dari Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN).

Ditambahkan juga, Pemerintah mengambil satu kebijakan untuk 4 mata pelajaran yang diujikan secara nasional karena apabila siswa akan mengikuti kuliah kedokteran maka siswa mengambil satu program pilihan yaitu Biologi.

"Untuk program Biologi tersebut nantinya akan ditalangi sampai ke akar-akarnya sehingga pada saat perguruan tinggi siswa sudah bisa menguasai di bidangnya masing-masing. Begitu juga apabila mereka akan mengambil jurusan teknik maka mereka harus mampu pada mata pelajaran Matematika sehingga saat di perguruan tinggi tidak mengalami kesulitan," sambungnya.

Karena itu, para guru di setiap sekolah diharapkan dapat membina dan mendampingi siswa peserta UN.

"Jangan hanya pada satu mata pelajaran yang mudah saja," imbuh Wayan.

Kepala sekolah juga diminta untuk melihat potensi dari peserta didik termasuk guru-guru yang khusus mengajar mata pelajaran Fisika, Matematika dan Biologi agar bisa memastikan bahwa siswa mereka punya kemampuan pada mata pelajaran tertentu.

"Karena nantinya ada mata pelajaran yang masuk mata pelajaran UN dan adapun yang tidak sehingga hal ini terus didorong agar peserta UN 2017 semuanya mampu menguasai bidang studi yang ada," harapnya.

Lebih lanjut, jelas mantan Kepala SMA Negeri 4 Jayapura ini, untuk jenjang SMP adalah bagaimana menjadikan UN bermutu dengan memiliki integritas yang tinggi serta efisiensi sebagaimana target Pemkot melalui mantan Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM yang bercita-cita menjadikan Kota Jayapura sebagai barometer pendidikan berbasis IT di Provinsi Papua.

"Nantinya jenjang SMP akan didorong agar pada pelaksanaan UN 2017 sudah diberlakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK, red) 100 persen. Dan untuk sekolah-sekolah yang tidak memiliki komputer nantinya akan  menggunakan gedung SMA untuk melakukan UN," jelas Wayan.

Hal ini juga sudah dikoordinasikan melalui rapat bersama antara pihak Disdik dengan para Kepsek SMP di Kota Jayapura.

Ditambahkan, untuk pelaksanaan UN jenjang SMK yaitu tanggal 3 April sedangkan SMA, 5 April. Sedangkan UN SMP berlangsung 2 Mei 2017.

Olehnya itu,  pihak sekolah diharapkan agar dapat menyiapkan peserta UN dengan baik sehingga pelaksanaannya berhasil dengan baik.

"Untuk penentuan kelulusan, Dinas Pendidikan Kota Jayapura masih menunggu prosedur operasional standar dari Jakarta yang mengatur semua pelaksanaan kelulusan," tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga