Gangguan Jaringan Parah, Legislator Kota Jayapura Kecam PT. Telkomsel

Share it:
Jhon Y. Betaubun, SH, MH
Jayapura, Dharapos.com 
Morat-maritnya jaringan Telkomsel hingga saat ini yang dirasakan warga Kota Jayapura membuat sejumlah pihak angkat bicara.

Betapa tidak, akibat gangguan jaringan yang sangat parah tersebut membuat warga resah atas kondisi ini khususnya bagi mereka para pelanggan setia Telkomsel.

Tak cuma itu, hampir seluruh aktivitas baik perusahaan swasta, lembaga pemerintahan maupun institusi pendidikan di ibukota provinsi paling timur Indonesia ini nyaris lumpuh.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Jayapura, Jhon Y. Betaubun, SH, MH, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/1) mengecam sikap manajemen Telkomsel yang tak juga mampu memperbaiki pelayanannya kepada masyarakat.

"Telkomsel harus bertanggung jawab terhadap gangguan jaringan yang terjadi di Kota Jayapura karena mereka selaku badan usaha daerah sehingga harus segera memperbaiki pelayanannya kepada masyarakat," kecamnya.

Yang lebih membuat Betaubun kesal, Jayapura yang kini  telah menjelma menjadi kota berbasis IT, dan semua pelayanan publik sudah menggunakan jaringan internet nyaris tak berlaku lagi akibat ketidakprofesionalan Telkomsel dalam mendukung hal itu.

Seperti pelayanan di hotel-hotel khusus pembayaran pajak sudah dilakukan secara online bahkan juga di restoran-restoran. Dan hampir semua sistem pelayanan di Kota Jayapura menggunakan internet.

"Apabila jaringan Telkomsel kacau balau maka sudah tentu berpengaruh kepada sistem pembayaran pajak secara online termasuk pelayanan lainnya juga. Dengan begitu, apakah ini bisa dikatakan kota berbasis IT," tanyanya.

Untuk itu, ia selaku Ketua F-PDIP DPRD kota Jayapura, meminta pertanggungjawaban pimpinan PT. Telkomsel Wilayah Jayapura atas kondisi ini.

Terkait kacau balaunya jaringan Telkomsel di negeri berjuluk Port Numbay ini, F-PDIP ini juga telah melaporkan hal ini ke DPP PDIP karena sudah sangat merugikan masyarakat Kota Jayapura khususnya terhadap para pelanggannya sendiri.

Sebagai kota pendidikan, aktivitas para pelajar hingga mahasiswa jelas-jelas terganggu dalam  membuat tugas atau kegiatan lainnya yang hanya mengandalkan jasa Telkomsel.

"Sebagai perusahaan besar Telkomsel harus secepatnya mengatasi persoalan ini. Soal terputusnya kabel optik, seharusnya itu hanyalah hal teknis yang tidak perlu dipakai sebagai alasan," cetusnya.

Yang diperlukan sekarang adalah apa langkah yang harus dilakukan Telkomsel Jayapura agar permasalahan jaringan ini bisa segera diatasi.

"Gangguan jaringan inikan sudah berlangsung lama, bukan baru kemarin tapi pihak Telkomsel selalu beralibi sebagai cara untuk menutupi kebohongan mereka," kecamnya.

Betaubun menguatirkan jika Telkomsel tak segara memperbaiki ketidakberesan ini maka akan sangat berpengaruh terhadap PAD Kota Jayapura. Karena di era ini, semua orang telah menggunakan jaringan internet untuk melakukan bisnis secara online, dan sudah tentu akan berpengaruh.

Olehnya itu, DPRD kota Jayapura menghimbau kepada Telkomsel setempat untuk secepatnya membenahinya karena masyarakat sendiri sudah cukup gerah dengan gangguan jaringan ini.

"Dan apabila dalam waktu dekat ini Telkomsel tidak juga mampu mengatasi ini maka DPRD Kota akan memanggil Telkomsel untuk meminta pertanggungjawabannya," ancamnya.

Terpisah, salah satu warga Kota Jayapura, Ethen Ruhupatti mengaku sangat kecewa dengan pihak Telkomsel yang selalu menipu para pelanggannya dengan alasan kabel optik putus.

"Masa hampir setiap bulan kabel optik putuskah? Stop tipu sudah ! Mungkin uang kabel su dapat korupsi jadi beli kabel optik murahan, makanya tiap bulan putus," kecamnya kepada Dharapos.com ketika dimintai tanggapannya soal parahnya jaringan Telkomsel di Kota Jayapura.

Ethen pun mengingatkan, jika Telkomsel hanya mau cari untung saja tanpa melihat kepentingan masyarakat kota Jayapura, maka sudah waktunya DPRD Kota Jayapura maupun DPR Papua mengambil sikap tegas.

Dia juga mendorong pihak Kepolisian untuk segera memeriksa manajemen Telkomsel atas gangguan jaringan ini karena masyarakat sudah sangat dirugikan.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga