Hari I Kerja, Kehadiran ASN Pemkot Jayapura Capai 75 Persen

Share it:
Penjabat Wali Kota Daniel Pahabol, S.Pd, MM saat menjadi Irup pada apel gabungan ASN Pemkot Jayapura 
Jayapura, Dharapos.com
Seluruh Apararur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Jayapura mengikuti apel gabungan, yang digelar pada hari pertama aktivitas kantor, Senin (9/1) dimana kehadiran para abdi masyarakat ini mencapai 75 persen.

Apel gabungan tersebut di pimpin langsung oleh Penjabat Wali Kota Jayapura, Daniel Pahabol, S.Pd, MM.

Penjabat dalam arahan mengungkapkan, kehadiran ASN sangat diharapkan karena Pemkot akan melaksanakan beberapa agenda penting di tahun 2017 yaitu penyerahan DPA dan pelantikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Semua ASN sudah masuk kantor, hanya yang masih berlibur di luar Papua. Juga yang sudah ada tapi belum masuk kantor," ungkapnya seraya meminta para ASN yang belum hadir agar dengan kesadaran tinggi segera melaksanakan tugas dan tanggung jawab selaku pelayan masyarakat.

Penjabat berjanji pihaknya tidak akan memberikan hukuman berupa sanksi untuk sehingga dibutuhkan kesadaran yang tinggi dari ASN untuk segera masuk kantor.

"Kepala kita (ASN, red), sudah di beli pemerintah, sedangan bagian leher ke bawah adalah milik keluarga. Itu artinya jika pemerintah telah mempercayakan kita untuk mengadi kepada negara, sehingga kita harus melaksanakan tugas kepada bangsa dan negara dengan penuh rasa tanggung jawab," tegasnya.

Diakuinya, ASN Pemkot yang hadir hari ini mencapai sekitar 75 persen.

ASN Pemkot Jayapura saat mengikuti apel gabungan di hari pertama kerja 
Penjabat juga mendorong pimpinan SKPD untuk segera mengecek dan mendata para ASN yang tidak pernah menunaikan tugas dan nantinya di kunjungi untuk dimintai keterangan apa yang menjadi kendala, sehingga tidak pernah masuk kantor.

"Karena kalau pemerintah sudah membeli kepala kita maka kita harus bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab. ASN terus di tuntun untuk selalu displin baik kehadiran maupun dalam berpakaian," lanjutnya.

Terkait ASN yang hadir namun tidak tentu waktu, secara teknis nanti akan ada sanksi untuk mereka.

Namun itu tidak berlaku untuk semua ASN Pemkot khususnya yang ketidakhadiran mereka karena ada yang izin melaksanakan tugas kantor, kepentingan keluarga maupun ada juga yang terganggu kesehatannya (sakit, red).

Terkait sanksi disiplin, sambung Penjabat, ada kriteria yang menjadi ukurannya.

Hingga saat ini, untuk Provinsi Papua, terhadap ASN yang malas belum ada yang di berikan sanksi diberhentikan.

"Walaupun ada sanksi kecil yang diberikan tapi juga harus melalui kriteria penilaian, perhitungan administrasi dan perintah dari kepala SKPD masing-masing," sambungnya.

Ditambahkan, Pemkot masih tetap mengedepankan perikemanusiaan sehingga tidak memberikan sanksi yang sangat fatal.

"Tapi kita selaku pimpinan harus memberikan contoh yang terbaik kepada bawahan," tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga