Kampanye di Tj. Ria - Kayu Batu, BTM Pastikan Tak Ada Pungutan di Sekolah

Share it:
Penyambutan paslon BTM - HaRUS dengan tarian adat pemuda-pemudi Kayu Batu
Jayapura, Dharapos.com 
Mengawali 2017, Calon Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM dan pasangannya Ir. H. Rustan Saru melaksanakan kampanye dan tatap muka bersama ratusan warga masyarakat di Kelurahan Tanjung (Tj) Ria dan Kampung Kayu Batu, Selasa (3/1).

Pembenahan sektor pendidikan di Kota Jayapura menjadi prioritas pasangan calon yang mengusung jargon BTM - HaRUS ini di ajang  Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Jayapura, Februari mendatang.

Salah satunya, terkait kebandelan sejumlah oknum kepala sekolah yang diketahui masih melakukan pungutan-pungutan di sekolah sementara pelaksanaan program pendidikan gratis di semua jenjang telah diberlakukan.

"Belum lagi, Pemerintah Kota Jayapura maupun Pemerintah pusat telah menyiapkan dana BOSDA juga dana BOS untuk membiayai kegiatan di sekolah serta juga bisa membayar guru-guru honor," urainya.

Untuk itu, pria yang akrab disapa BTM ini kembali menegaskan tidak boleh ada pungutan di sekolah-sekolah karena cara-cara seperti itu sangat meresahkan orang tua murid.

Sertifikasi bagi para guru juga telah dilakukan bagi setiap tenaga pendidik di sekolah dan jumlahnya telah mencapai 200 hingga 300 orang dengan proses pembayarannya dilakukan tepat waktu.

"Status tenaga pendidik juga akan terus kami benahi jika masyarakat mempercayakan BTM - HaRUS memimpin Kota Jayapura seperti status guru-guru yang bergelar DII dan DIII, yang telah diupayakan sejak periode 5 tahun sebelumnya. Semuanya telah  diperjuangkan untuk meraih gelar S1 melalui kerja sama dengan Universitas Cendrawasih," lanjutnya.

Terobosan ini, demi peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Kota Jayapura yang merupakan barometer di Tanah Papua.

BTM saat melantik tim pemenangan BTM - HaRUS Base'G baru
"Saat menjabat 5 tahun lalu, saya juga melakukan inspeksi ke sekolah-sekolah dan kedapatan guru yang lebih sibuk berdagang jajanan  di sekolah dari mengurusi pendidikan anak-anak. Saya tegaskan  bahwa itu tidak boleh terjadi lagi di sekolah. Karena tugas guru adalah berdiri di depan kelas untuk mentransfer ilmu dan mendidik para siswa," tegas BTM.

Artinya, guru harus menyiapkan perangkat pembelajaran sebelum berada di depan kelas dan bukan sibuk dengan jajanan yang hendak didagangkan di sekolah.

"Untuk itu kalau rakyat percayakan saya dan saudara Rustan memimpin Kota Jayapura, maka semua ini akan saya tertibkan lima tahun ke depan," janjinya.

Pantauan Dharapos.com, di hari ke 3 awal tahun 2017, pasangan nomor urut 1 ini, melakukan pertemuan dengan masyarakat Kelurahan Tj. Ria dan masyarakat Kampung Kayu Batu.

Penyampaian visi-misi dan program yang bakal diusung pada periode 2017 - 2022,  dipusatkan di Kampung Kayu Batu, Distrik Jayapura Utar, Selasa (3/1).

Walau dalam suasana libur panjang, namun tidak mengurungkan niat warga Tj. Ria dan Kampung Kayu Batu untuk hadir dan mendengar orasi politik putra asli Port Numbay ini bersama pasangannya.

BTM - HaRUS saat tiba bersama tim pemenangan di tempat pertemuan langsung di sambut pemuda-pemudi Kayu Batu dengan tarian adat kampung setempat.

Bersamaan itu juga, BTM turut melantik tim pemenangan BTM - HaRUS Base'G baru.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga