Langganan Banjir, Penjabat Ingatkan Warga Organda Siapkan Langkah Antisipasi

Share it:
Penjabat Wali Kota bersama rombongan saat meninjau kawasan Perumahan Organda
Jayapura, Dharapos.com 
Belakangan ini Kota Jayapura terus di guyur hujan menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir seperti salah satunya pada kawasan Organda.

Menyikapi itu, Penjabat Wali Kota Daniel Pahabol, S.Pd, MM mengingatkan warga untuk berhati-hati saat turun hujan dan segera mengantisipasinya dengan mencari tempat aman, agar terhindar dari ancaman musibah longsor maupun banjir.

"Apabila warga merasa tempat tersebut di anggap rawan bencana maka kami menyarankan agar segeralah mencari tempat yang bisa dipastikan aman dari ancaman," imbuhnya saat meninjau lokasi banjir di kawasan Perumahan Organda, Senin (9/1).

Lokasi Organda, diketahui telah menjadi kawasan rawan langganan banjir sehingga warga setempat diminta untuk waspada.

Diakuinya, Pemkot tidak menganggarkan dana yang besar khususnya dalam penanganan masalah bencana.

"Terhadap bencana besar yang terjadi, Pemerintah tidak langsung menyelesaikannya dalam waktu singkat karena anggaran yang diperlukan sangat besar bisa mencapai 10 miliar rupiah. Sehingga tidak gampang untuk mengatasi dengan cepat," akui Penjabat.

Pada kesempatan tersebut, Penjabat yang didampingi Sekertaris Daerah Kota Jayapura Rasmus D. Siahaya, SH, MM serta pimpinan SKPD terkait langsung meninjau kawasan Organda

Sekda Kota mewakili Penjabat saat memberikan keterangan pers
Pantauan Dharapos.com di Organda, memang hampir sebagian besar wilayah tersebut terendam air.

Kondisi ini memang cukup membuat pusing warga setempat bahkan Pemerintah juga, karena kawasan perumahan Organda setiap datang musim hujan selalu menjadi langganan banjir.

Masyarakat telah mencoba memberikan solusi kepada Pemkot untuk melakukan pengerukan goa bawah tanah karena saat ini telah tertutup dengan sampah hingga longsoran batu.

Selain itu, saluran air yang turun dari TK Uncen lebih tinggi dari pada saluran ke Organda, sehingga warga meminta ketinggian saluran harus di samakan.

Sekda Kota mewakili Penjabat turut menjelaskan bahwa Pemkot melalui Dinas PU sementara mencari alat berat untuk lakukan pengerukan.

"Sebenarnya ada alat berat milik Pemkot tapi saat ini sementara diperbaiki dan belum bisa beroperasi.
Karena itu kami lagi berupaya mencari alat berat lainnya untuk secepatnya melakukan pengerukan," jelasnya

Langkah tersebut diambil Pemkot, karena perusahan-perusahan yang memiliki alat-alat berat diketahui sementara beroperasi di luar kota Jayapura.

"Jika sudah dapat maka kita akan segera melakukan pengerukan," tukas Sekda.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga